Senin, 23 Februari 2026

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Imanuel Lodja - Kamis, 08 Januari 2026 18:15 WIB
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
ist
Kapolda NTT saat melakukan panen jagung kuartal IV 2025 di Desa Manulai I, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang pada Kamis (8/1/2026)

digtara.com -Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Rudi Darmoko melakukan panen raya jagung serentak kuartal IV Tahun 2025.

Baca Juga:

Panen ini untuk mendukung program Swasembada Pangan Nasional, yang dilaksanakan di Desa Manulai I, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda NTT, para stakeholder terkait, Pejabat Utama Polda NTT, para Kapolres/ta jajaran, kelompok tani, serta tamu undangan lainnya.

Panen raya ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan dipimpin oleh Kapolri bersama Menteri Pertanian RI secara virtual, dengan pusat kegiatan nasional di Kabupaten Bekasi, Jabar.

Baca Juga:
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan sinergi lintas sektor dalam mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya pada pilar ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi rakyat.

"Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV 2025 menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen Polda NTT bersama pemerintah daerah, Bulog, dan kelompok tani dalam mewujudkan NTT sebagai lumbung jagung nasional," ujar Kabid Humas.

Sejak awal Kapolda NTT menekankan pentingnya sinergitas tanpa sekat antara Polri dan masyarakat.

Polda NTT aktif mengawal seluruh tahapan program, mulai dari penanaman serentak pada Oktober 2025 hingga pelaksanaan panen raya.

"Kapolda NTT menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pangan. Pendampingan terhadap petani dilakukan secara berkelanjutan," jelasnya.

Panen raya ini mencakup berbagai wilayah produktif di NTT, seperti Sumba Barat Daya, Sumba Timur, Alor, dan Kabupaten Kupang.

Baca Juga:
Salah satu lokasi simbolis berada di Kampung Pasat, Desa Manulai I, dengan luas lahan sekitar 10 hektare, yang dikelola kelompok tani Manekat, Karunia, dan Moris Diak.

Dari lahan tersebut, diperkirakan menghasilkan hingga 50 ton jagung berkualitas tinggi.

Dalam mendukung keberhasilan program ini, Polda NTT mengerahkan Bhabinkamtibmas sebagai pendamping utama petani.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka

Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka

Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air

Hujan Deras Rendam Sejumlah Rumah di Belu dan Lahan Pertanian Tergenang Air

Sejumlah Remaja Pria di Flores Timur-NTT Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis dengan Ancaman Benda Tajam

Sejumlah Remaja Pria di Flores Timur-NTT Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis dengan Ancaman Benda Tajam

Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran

Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran

Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan

Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan

Pukul Warga Tanpa Sebab dan Video Viral di Medsos, Warga Batuplat-Kupang Diamankan Resmob Polda NTT

Pukul Warga Tanpa Sebab dan Video Viral di Medsos, Warga Batuplat-Kupang Diamankan Resmob Polda NTT

Komentar
Berita Terbaru