Senin, 23 Februari 2026

Miras Jadi Pemicu Aksi Kekerasan Berujung Kematian Satu Warga di Kabupaten Malaka

Imanuel Lodja - Selasa, 06 Januari 2026 10:22 WIB
Miras Jadi Pemicu Aksi Kekerasan Berujung Kematian Satu Warga di Kabupaten Malaka
net
Ilustrasi.
Lalu Anus maju menghampiri Okis dan langsung memukul. Tetapi Okis menahan dan menangkis menggunakan tangan kanannya.

Baca Juga:

Okis pun langsung berlari ke jalan raya ke arah rumah Adam. Anus juga langsung mengejar. karena tidak terkejar, Anus langsung membuang kayu tersebut dan mengambil batu dan melempar ke arah jalan raya tempat Okis dan teman-temannya berada.

Saat itu, Adam, Meki dan Andi bergabung dengan Okis dan langsung melempar ke arah Anus serta pemuda yang berada di dalam pasar Besitaek.

Merasa terancam, Anus dan teman-temannya yang berjumlah kurang lebih belasan orang, berlari ke arah sepeda motor mereka dan keluar ke jalan raya dekat dengan apotik.

Baca Juga:
Mereka berlari di jalan raya ke arah Webriamata. Pada saat itu korban Yulianus Bere alias Cinta alias Ayten sedang berlari di jalan raya.

Saat yang sama, Meki, Kiki, Adam dan Andi ikut mengejar korban Cinta dari belakang. Pada jarak sekitar 5 meter, korban yang sementara memegang kayu ingin memukul Ada sehingga Meki langsung maju dari arah depan dengan jarak sekitar 1 meter dan langsung memukul korban menggunakan tangan yang terkepal mengenai dahi kiri korban.

Korban mencoba berlari lagi tetapi Kiki dari jarak sekitar 3 meter langsung melempar korban mengenai pelipis kanan korban.

Saat yang sama, di belakang korban dengan jarak sekitar 10 meter, Anus yang juga terjatuh langsung berdiri dan naik ke atas sepeda motor dibonceng oleh warga lain kemudian dan pergi meninggalkan tempat kejadian.

Lalu ada lemparan lagi yang mengenai kepala korban hingga membuat korban terjatuh.

Selanjutnya Meki, Kiki, Adam dan Andi langsung kabur dan lari meninggalkan korban ke arah pasar Besitaek, Kabupaten Malaka.

Baca Juga:
Sedangkan Ken maju ke arah korban dan mengecek kondisi korban dan yang saat itu korban sudah dalam keadaan jatuh dengan posisi tergeletak dan wajah menghadap ke langit.

"Ada luka yang tertutup oleh darah di pelipis kanan dan keluar darah dari telinga, lalu Ken berlari kembali ke pasar," ujar Kapolres dan Kasat.

Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik langsung melakukan gelar perkara dan meningkatkan status kasus ke tahap penyidikan dan split perkara.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka

Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka

Tukang Ojek di Malaka Ditemukan Tewas Gantung Diri

Tukang Ojek di Malaka Ditemukan Tewas Gantung Diri

Ratusan Liter Miras Diamankan Saat Patroli di Perbatasan Sumba Tengah-Sumba Timur

Ratusan Liter Miras Diamankan Saat Patroli di Perbatasan Sumba Tengah-Sumba Timur

Sopir di TTS Mengaku Suguhkan Miras Pada Balita Hanya Sekedar Candaan

Sopir di TTS Mengaku Suguhkan Miras Pada Balita Hanya Sekedar Candaan

Viral, Bayi Usia 11 Bulan di TTS-NTT Diberi Miras Oleh Ayah Kandungnya

Viral, Bayi Usia 11 Bulan di TTS-NTT Diberi Miras Oleh Ayah Kandungnya

Mabuk Miras, Pria di Maulafa-Kupang Aniaya Pasangannya

Mabuk Miras, Pria di Maulafa-Kupang Aniaya Pasangannya

Komentar
Berita Terbaru