Tenggelam Saat Selamatkan Anaknya, Pria di Ende Ditemukan Meninggal Dunia
digtara.com -Fransiskus Manda (40) tenggelam saat menyelamatkan anaknya yang berenang di Perairan Pantai Mbuli Kecamatan Wolowaru Ende, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (1/1/2026).
Baca Juga:
- Polres Ende Limpahkan Tiga Tersangka dan Barang Bukti Kasus Korupsi Bantuan Kapal Ikan Bantuan Kemensos ke Kejaksaan
- Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa
- Kapolri dan Kapolda NTT Bantu Perbaikan Rumah Anggota Polres Ende Korban Gempa
Kepala Desa Kerang Wolowaru menginformasikan bahwa kejadian bermula pada pukul 15.30 Wita korban (Fransiskus Menda) bersama anaknya hendak menikmati hari libur tahun baru dengan berenang di Pantai Mbuli.
Pukul 16.00 Wita, anaknya tenggelam dan diselamatkan oleh ayahnya, Fransiskus Menda.
Baca Juga:Namun naas pada hari itu gelombang pantai Mbuli sedang tinggi dan korban kehabisan nafas untuk menuju ketepian.
Sementara anak dari korban telah selamat dan sampai ke tepian.
Fathur Rahman kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengerahkan Tim Rescue Kantor SAR Maumere menuju lokasi kejadian.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (2/1/2026) pukul 07.40 Wita pagi ini setelah melaksanakan penyelaman di lokasi kejadian selankutnya korban dievakuasi ke rumah duka.
Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari aparat Desa Mbuli Waralau, Camat Kecamatan Wolowaru, Babinsa Wolowaru, Polsek Wolowaru, nelayan dan puluhan masyarakat setempat.
Baca Juga:
Polres Ende Limpahkan Tiga Tersangka dan Barang Bukti Kasus Korupsi Bantuan Kapal Ikan Bantuan Kemensos ke Kejaksaan
Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa
Kapolri dan Kapolda NTT Bantu Perbaikan Rumah Anggota Polres Ende Korban Gempa
Peduli Warga Terdampak Gempa, Ketum Bhayangkari Kunjungi Posko Nioniba-Ende Bawa Ribuan Bantuan
Kapolri Tinjau Langsung Pengungsian Korban Gempa NTT, Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Optimal