Senin, 12 Oktober 2026

Pasca Insiden Kapal Tenggelam, Wisata dan Pelayaran ke TN Komodo Tutup Total

Imanuel Lodja - Jumat, 02 Januari 2026 14:00 WIB
Pasca Insiden Kapal Tenggelam, Wisata dan Pelayaran ke TN Komodo Tutup Total
dok
Ilustrasi.

digtara.com -Aktivitas wisata alam di Taman Nasional Komodo (TNK) resmi ditutup sementara mulai awal pekan ini hingga cuaca kembali membaik.

Baca Juga:

Penutupan ini dipicu oleh peringatan potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan Surat Pemberitahuan (Notices to Mariners) No. 05/NTM-XII/2025 dari Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo tertanggal 29 Desember 2025, seluruh pelayaran Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk kapal wisata, termasuk speed boat, ditutup sementara.

Penutupan ini berlaku untuk semua destinasi wisata di kawasan TN Komodo, seperti Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Rinca, Pink Beach, dan spot diving lainnya.

Baca Juga:
Keputusan ini diambil setelah BMKG mengeluarkan informasi tinggi gelombang pada 29 Desember 2025.

Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Hendrikus Siga, langsung merespons dengan menghentikan semua aktivitas pelayaran wisata alam demi keselamatan bersama.

"Mengacu pada Surat Pemberitahuan dari KSOP tersebut di atas, maka pelayanan wisata alam di destinasi wisata TN Komodo dihentikan sementara sampai dengan adanya pemberitahuan lebih lanjut," tulis BTNK dalam pengumuman resminya.

Dalam himbauan terpisah, BTNK juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk:

Selalu memantau informasi cuaca harian dari BMKG sebelum beraktivitas di perairan TN Komodo.

Pemilik kapal atau nahkoda agar mematuhi arahan KSOP Kelas III Labuan Bajo.

Baca Juga:
Segera berkoordinasi dengan pihak terkait jika cuaca semakin memburuk.

Meningkatkan kewaspadaan dan menunda aktivitas apabila kondisi tidak memungkinkan.

Prakiraan cuaca 7 hari ke depan di wilayah Komodo menunjukkan kondisi yang kurang bersahabat, dengan potensi heavy rain, scattered storms, dan gelombang tinggi yang dapat membahayakan pelayaran.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapal Wisata Karam di Labuan Bajo Usai Tabrak Karang Dangkal, Belasan Penumpang Dievakuasi Selamat

Kapal Wisata Karam di Labuan Bajo Usai Tabrak Karang Dangkal, Belasan Penumpang Dievakuasi Selamat

Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo

Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Tim SAR Gabungan Evakuasi Empat Warga Kabupaten Manggarai Timur Korban Gempa ke Labuan Bajo

Tim SAR Gabungan Evakuasi Empat Warga Kabupaten Manggarai Timur Korban Gempa ke Labuan Bajo

Jenazah Relawan Gerak Bareng Diterbangkan ke Jakarta

Jenazah Relawan Gerak Bareng Diterbangkan ke Jakarta

Aneka Bantuan dari Polda Jawa Tengah Segera Disalurkan Bagi Warga Terdampak Gempa NTT

Aneka Bantuan dari Polda Jawa Tengah Segera Disalurkan Bagi Warga Terdampak Gempa NTT

Komentar
Berita Terbaru