Hadiri Perayaan Natal di GKII Welai, Kapolres Alor Sampaikan Sejumlah Pesan Kamtibmas
digtara.com -Warga jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Welai Kabupaten Alor mengikuti perayaan Natal dengan penuh khidmat, sukacita, dan kebersamaan pada Jumat, 26 Desember 2025 malam.
Baca Juga:
Ibadah dipimpin Gembala Jemaat GKII Welai, Pdt. Abia Silla, M.Th., serta diikuti oleh seluruh jemaat.
Perayaan Natal Jemaat GKII Welai ini turut dihadiri Kapolres Alor AKBP Nur Azhari, Kasat Reskrim, AKP Amru Ichsan dan Kasat Lantas, Iptu M. Aris sebagai dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan serta komitmen Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru
Baca Juga:Kapolres Alor AKBP Nur Azhari menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada seluruh jemaat GKII Welai disela-sela kegiatan ini.
Kapolres mengajak seluruh umat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman, damai, dan kondusif selama perayaan Natal 2025 dan menjelang Tahun Baru 2026.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi, saling menghormati, serta menjauhi segala bentuk kegiatan yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.
Menurutnya, perayaan Natal hendaknya diisi dengan kegiatan yang membawa sukacita, kedamaian, dan rasa aman bagi semua pihak.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Alor juga menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani, khususnya Jemaat GKII Welai.
Baca Juga:Ia berharap damai dan kasih Natal senantiasa menyertai seluruh jemaat serta membawa berkat bagi kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat luas di Kabupaten Alor.
Perayaan Natal Jemaat GKII Welai tahun ini memiliki makna yang semakin mendalam karena sejalan dengan Tema Natal Nasional 2025, yaitu "Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga", yang terinspirasi dari Injil Matius 1:21–24.
Dalam perikop tersebut, malaikat Tuhan menyampaikan kepada Yusuf bahwa Maria akan melahirkan seorang anak laki-laki yang akan dinamai Yesus, sebab Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka. Yesus juga disebut Imanuel, yang berarti Allah beserta kita.
Yesus Kristus hadir dan lahir di tengah sebuah keluarga, sehingga kehadiran-Nya diharapkan mampu menginspirasi setiap keluarga untuk menjadikan rumah sebagai tempat menghadirkan Tuhan secara nyata, tempat bertumbuhnya iman, kasih, dan pengharapan.
Ketika keluarga dipulihkan dan diperkuat, gereja akan menjadi semakin kuat, masyarakat menjadi lebih rukun, dan kehidupan sosial akan dipenuhi dengan semangat persaudaraan serta toleransi.
Penguatan ketahanan keluarga dipandang sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang tangguh dan berkarakter.
Baca Juga:Kualitas masyarakat sangat ditentukan oleh kualitas keluarga.
Oleh karena itu, upaya membangun keluarga yang kuat, harmonis, dan beriman merupakan tugas dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Seluruh rangkaian Ibadah Perayaan Natal Jemaat GKII Welai berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Diharapkan melalui kebersamaan ini, sinergitas antara Kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam rangka menjaga dan membina situasi kamtibmas yang aman, damai, dan sejuk di wilayah Kabupaten Alor.
Perayaan Natal tahun ini diharapkan membawa perubahan yang positif bagi kemajuan dan kesejahteraan umat, yang dimulai dari lingkungan keluarga.
Baca Juga:Dengan keluarga yang tangguh, gereja akan semakin kokoh, masyarakat akan semakin kuat, dan kehidupan berbangsa serta bernegara akan dipenuhi dengan harapan baru menuju masa depan yang lebih baik.
Angkutan Nataru 2025/2026 KAI Divre I Sumut Tembus 183 Ribu Penumpang, Naik 11 Persen
10 Warga Di NTT Meninggal Selama Pelaksanaan Operasi Lilin Turangga 2025
Antar Pacar Pulang, Pria di Kota Kupang Malah Dianiaya Kakak Pacarnya
Di Perayaan Natal Pemuda GMIT Imanuel Mola, Kapolres Alor Ajak Pemuda Jadi Agen Terang dan Damai
Hari Raya di Kupang Aman dan Kondusif, Kapolres Beri Apresiasi dan Terima Kasih Kepada Anggota