Begini Penjelasan Kapolres Alor Terkait Insiden Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi
digtara.com -Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari memberikan klarifikasi terkait terjadinya perselisihan antara personel Polres Alor dengan salah satu masyarakat Kampung Lautinggara, Kelurahan Kalabahi Tengah, yang terjadi pada Selasa, tanggal 16 Desember 2025, sekitar pukul 19.50 Wita di depan Toko Tinting, samping SPBU Air Kenari.
Baca Juga:
Dalam keterangannya, pada Senin (22/12/2025), Kapolres Alor menjelaskan bahwa kejadian bermula saat Briptu AK berkendara menggunakan mobil bersama istrinya, Briptu F, dari arah Lautinggara menuju Moepali Tengah.
Setibanya di depan Toko Tinting, samping SPBU Air Kenari, Desa Air Kenari, ada seorang pemuda asal Lautinggara, Kelurahan Kalabahi Tengah, berinisial HM yang diduga berada dalam keadaan mabuk minuman keras, berdiri di tengah jalan sehingga menghalangi kendaraan Briptu AK untuk melintas.
Melihat kondisi tersebut, Briptu AK menegur HM dengan mengatakan, "Kamu tidak ingat saya ko?".
Baca Juga:
Briptu AK kemudian menjelaskan, "Saya anggota ni pulang sudah," namun kembali dibalas oleh pemuda tersebut dengan perkataan, "Anggota jadi kenapa?".
Teguran yang dimaksudkan untuk mengingatkan tersebut tidak diterima dengan baik oleh yang bersangkutan, bahkan pemuda tersebut mengeluarkan kata-kata makian dan memukul mobil Briptu AK sehingga berujung pada adu mulut dan saling dorong.
Pada saat bersamaan, Bripka MN selaku Kanit Patwal Satlantas Polres Alor, bersama istrinya melintas dan melihat adanya keributan tersebut.
Bripka MN berupaya melerai guna mencegah terjadinya aksi pengeroyokan terhadap Briptu AK, mengingat saat itu telah banyak pemuda asal Lautinggara yang mendatangi lokasi kejadian.
Baca Juga:
Tidak lama berselang, sejumlah personel Satreskrim Polres Alor bersama tokoh pemuda setempat yang juga merupakan keluarga pelaku, berinisial WKM tiba di lokasi kejadian dan turut membantu mencari HM, pelaku penghadangan kendaraan milik Briptu AK untuk dilakukan mediasi dan penyelesaian secara baik.
Namun upaya tersebut mendapat penolakan dari pelaku HM dan keluarganya.
Dalam situasi tersebut, WKM malah memukul Briptu AK dan Aipda D.
Baca Juga:
Polres Alor Giatkan Program Pembersihan Pantai
Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Diamankan Polisi
Siswa SD di Welai dan Fanating Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah dari Kapolres Alor
Kapolres Alor Satukan Pemuda Sawalama dan Lipa Jelang Ramadhan
Dua Pemuda di Kupang Aniaya Ibu Hamil, Polisi Damaikan
Polisi di Manggarai Barat Jadi Jembatan Bagi Siswa Saat Arus Deras
86 Keluarga di Tapanuli Utara Terima Dana Stimulan Perbaikan Rumah Pascabencana Banjir dan Longsor
Mobil dan Tempat Usaha Tertimpa Pohon Tumbang di Kupang
Kemnaker Salurkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumbar
Air Meluap, Mobil Pengawal Bupati Kupang Terseret Arus Banjir di Kali Siumate
Empat Kapal Wisata di Labuan Bajo Terbakar
Direktur Polairud Polda NTT Ingatkan Soal Keselamatan Pelayaran dan Standar Keselamatan Berlayar
Jaga Ketersediaan Pangan Jelang Hari Raya, Polres Nagekeo dan Instansi Gelar Operasi Pasar