Rabu, 24 Juni 2026

Diduga Dimarahi Kakak Karena Belum Masak Sayur, Remaja Putri di Sumba Timur-NTT Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri

Imanuel Lodja - Kamis, 11 Desember 2025 09:10 WIB
Diduga Dimarahi Kakak Karena Belum Masak Sayur, Remaja Putri di Sumba Timur-NTT Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
net
Ilustrasi.

digtara.com -Warga di Desa Wangga, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, NTT heboh dengan penemuan mayat perempuan dengan posisi tergantung menggunakan tali nilon pada dahan pohon gamal.

Baca Juga:

Jenazah korban ditemukan di Praihowar, RT 011/RW 008, Desa Wangga, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur pada Rabu (10/12/2025).

Korban adalah MRNN (15), yang juga warga Desa Wangga. Jenazahnya ditemukan dengan posisi tergantung menggunakan seutas tali nilon pada dahan pohon gamal yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban.

Korban sempat dimarahi kakaknya, UMKL (22) pada Selasa, 9 Desember 2025 sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Juga:
Penyebabnya karena korban tidak mengindahkan permintaan UMKL memasak sayur untuk makan siang. Saat itu korban tidak menjawab dan tetap duduk dan bermain handphone.

Melihat korban yang tidak merespon, UMKL pun berinisiatif mengambil sayur dan masak sendiri, sambil memarahi korban,

Hal ini membuat korban menangis dan beberapa saat kemudian korban keluar dari rumah tanpa pamit.

Beberapa saat kemudian, Huki R. Dj (55). ayah kandung korban melihat korban tidak ada di rumah sehingga saat itu ia langsung mencari korban di sekitar rumah namun tidak menemukan keberadaan korban.

Huki kembali mencari korban dan meminta bantuan kepada keluarga yang lain dan tetangga untuk mencari korban.

Hingga Selasa malam korban tidak juga ditemukan sehingga diputuskan untuk dilanjutkan pencarian pada besok hari, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga:
Rabu, 10 Desember 2025, ayah korban keluar dari rumah untuk melanjutkan pencarian korban.

Sekitar pukul 09.00 Wita, ayah korban mencari di sekitar lokasi kejadian dan ia mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung di dahan pohon gamal.

Penemuan ini membuat ayah korban berteriak histeris sehingga beberapa saat kemudian warga sekitar mendatangi TKP dan selanjutnya menghubungi Polres Sumba Timur.

Ibu korban Maria MH juga datang ke lokasi begitu mendengar kabar kalau korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergantung pada dahan kayu gamal.

Anggota piket regu III SPKT Polres Sumba Timur dan anggota Unit Identifikasi Sat. Reskrim Polres Sumba Timur tiba di TKP, mengamankan dan melakukan olah TKP.

Baca Juga:
Lokasi kejadian terletak di kebun Praihowar yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah korban di RT 11/RW 008, Desa Wangga, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.

Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti seperti potongan tali nilon, pakaian dan sandal serta tas milik korban di lokasi kejadian.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Umbu Rara Meha, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur untuk visum dan penanganan lebih lanjut.

Visum dilakukan oleh dokter forensik dr. Juang Ananda didampingi anggota Identifikasi dan Urdokkes Polres Sumba Timur.

Baca Juga:
Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya ada bekas lebam di leher karena terjerat tali nilon.

Ayah korban mengaku kalau selama ini korban tidak pernah dimarahi oleh siapapun bahkan oleh orang tua maupun saudaranya.

Diduga pada saat korban dimarahi oleh kakak kandung korban, korban merasa tertekan sehingga korban memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Keluarga korban juga pasrah dan iklas menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawan mengaku kalau polisi sudah menangani kasus ini dengan memeriksa beberapa pihak sebagai saksi dan mengamankan barang bukti.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Taat Bayar Pajak Kendaraan, Warga Sumba Timur Dapat Diskon dari Hotel Padadita

Taat Bayar Pajak Kendaraan, Warga Sumba Timur Dapat Diskon dari Hotel Padadita

Terapi USEFT Polres Rote Ndao Menyasar Tahanan dan Warga Binaan di Lapas Rote Ndao

Terapi USEFT Polres Rote Ndao Menyasar Tahanan dan Warga Binaan di Lapas Rote Ndao

Lagi, Pelajar SMA di Sumba Barat Daya Ditemukan Tewas Gantung Diri

Lagi, Pelajar SMA di Sumba Barat Daya Ditemukan Tewas Gantung Diri

Polisi di Selatan NKRI Sisihkan Gaji dan Remunerasi Untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Polisi di Selatan NKRI Sisihkan Gaji dan Remunerasi Untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Dua Pria di Sumba Timur Jadi Tersangka Penganiayaan Dan Pembunuhan, Ditahan Selama 20 Hari Kedepan

Dua Pria di Sumba Timur Jadi Tersangka Penganiayaan Dan Pembunuhan, Ditahan Selama 20 Hari Kedepan

Polres Sumba Timur Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Padadita

Polres Sumba Timur Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Padadita

Komentar
Berita Terbaru