Diduga Dimarahi Kakak Karena Belum Masak Sayur, Remaja Putri di Sumba Timur-NTT Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
Imanuel Lodja - Kamis, 11 Desember 2025 09:10 WIB
net
Ilustrasi.
Lokasi kejadian terletak di kebun Praihowar yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah korban di RT 11/RW 008, Desa Wangga, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.
Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti seperti potongan tali nilon, pakaian dan sandal serta tas milik korban di lokasi kejadian.
Keluarga korban juga pasrah dan iklas menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Umbu Rara Meha, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur untuk visum dan penanganan lebih lanjut.
Visum dilakukan oleh dokter forensik dr. Juang Ananda didampingi anggota Identifikasi dan Urdokkes Polres Sumba Timur.
Baca Juga:Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya ada bekas lebam di leher karena terjerat tali nilon.
Ayah korban mengaku kalau selama ini korban tidak pernah dimarahi oleh siapapun bahkan oleh orang tua maupun saudaranya.
Diduga pada saat korban dimarahi oleh kakak kandung korban, korban merasa tertekan sehingga korban memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawan mengaku kalau polisi sudah menangani kasus ini dengan memeriksa beberapa pihak sebagai saksi dan mengamankan barang bukti.
Baca Juga:
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Begini Respons OJK NTT Pasca Penangkap Pelaku Phising Tools di Kupang
Tiga Pelaku Angkut BBM Ilegal di Oelpuah-Kupang Ditangkap Polisi
Anak Dibawah Umur Dicabuli Tetangganya, Polisi Naikkan ke Penyidikan
Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri
Triwulan I Tahun 2026, Jumlah Korban Meninggal Kasus Laka Lantas di Sumba Timur Menurun
Pria di Belu Diamankan Polisi Karena Angkut BBM Ilegal
Komentar