Truk Muatan Bantuan Pempus Untuk PLTS Daerah Terpencil Terjebak Banjir
digtara.com -Sebuah truk kayu warna kuning nomor polisi DH 8065 AN terjebak banjir dan tenggelam sebagian di aliran Sungai Bonpo, tepatnya di lokasi Nifug Usapi (Kolam Kosambing), Desa Honuk, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, pada Senin, 8 Desember 2025 sekitar pukul 12.30 Wita.
Baca Juga:
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga Dusun IV Oemolo, Desa Honuk, dan dibawa oleh Leonardo Da Cunha yang bertugas sebagai surveyor sekaligus maintenance.
Kejadian bermula saat truk melintasi jalur Sungai Bonpo yang dipenuhi pasir basah.
Baca Juga:Setibanya di lokasi Nifug Usapi, kendaraan tidak mampu naik ke tepi sungai akibat pasir gembur sehingga terjebak.
Pengemudi sempat turun untuk meminta bantuan warga sekitar, namun hujan deras tiba-tiba mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan sungai meluap hingga merendam truk.
Upaya evakuasi baru dapat dilakukan pada Selasa, 9 Desember 2025 pukul 09.00 Wita setelah banjir mulai surut.
Saat ini kendaraan sedang dalam proses perbaikan.
Proses evakuasi dimonitoring oleh Waka Polsek Amfoang Utara, Ipda Hironimus Neni dan Ps. Kanit Intelkam, Bripka Nikolaus Yupin.
Baca Juga:Hadir pula pengemudi truk, Endit Sagaduta Naklui, pemilik loader Mario Mbatu serta warga setempat yang turut membantu.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi dan tiga orang kondektur yang berada di bak belakang truk dipastikan selamat.
Pihak kepolisian mengimbau para pengendara, terutama yang datang dari luar wilayah Amfoang, agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi banjir yang sering terjadi di aliran sungai.
Hambatan akses jalan dan jaringan komunikasi di wilayah tersebut juga menjadi penyebab keterlambatan pelaporan dari lokasi kejadian.
Baca Juga:
86 Keluarga di Tapanuli Utara Terima Dana Stimulan Perbaikan Rumah Pascabencana Banjir dan Longsor
Mobil dan Tempat Usaha Tertimpa Pohon Tumbang di Kupang
Kemnaker Salurkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumbar
Air Meluap, Mobil Pengawal Bupati Kupang Terseret Arus Banjir di Kali Siumate
Cabuli Anak Dibawah Umur, Sopir Angkot di Kota Kupang Terancam 15 Tahun Penjara