Selasa, 14 Juli 2026

Truk Muatan Bantuan Pempus Untuk PLTS Daerah Terpencil Terjebak Banjir

Imanuel Lodja - Selasa, 09 Desember 2025 18:46 WIB
Truk Muatan Bantuan Pempus Untuk PLTS Daerah Terpencil Terjebak Banjir
digtara.com/imanuel lodja
Proses evakuasi truk yang membawa bantuan pemerintah pusat karena terjebak banjir di sungai

digtara.com -Sebuah truk kayu warna kuning nomor polisi DH 8065 AN terjebak banjir dan tenggelam sebagian di aliran Sungai Bonpo, tepatnya di lokasi Nifug Usapi (Kolam Kosambing), Desa Honuk, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, pada Senin, 8 Desember 2025 sekitar pukul 12.30 Wita.

Baca Juga:

Truk yang dikemudikan Endit Sagaduta Naklui (31) ini sedang mengangkut bantuan pemerintah pusat untuk pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Komdigi di bawah naungan PT Dayamitra.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga Dusun IV Oemolo, Desa Honuk, dan dibawa oleh Leonardo Da Cunha yang bertugas sebagai surveyor sekaligus maintenance.

Kejadian bermula saat truk melintasi jalur Sungai Bonpo yang dipenuhi pasir basah.

Baca Juga:
Setibanya di lokasi Nifug Usapi, kendaraan tidak mampu naik ke tepi sungai akibat pasir gembur sehingga terjebak.

Pengemudi sempat turun untuk meminta bantuan warga sekitar, namun hujan deras tiba-tiba mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan sungai meluap hingga merendam truk.

Upaya evakuasi baru dapat dilakukan pada Selasa, 9 Desember 2025 pukul 09.00 Wita setelah banjir mulai surut.

Proses penarikan dilakukan menggunakan loader milik Mario Mbatu (Bos Koang) dengan mengikatkan tali tambang pada truk hingga berhasil dikeluarkan dari sungai.

Saat ini kendaraan sedang dalam proses perbaikan.

Proses evakuasi dimonitoring oleh Waka Polsek Amfoang Utara, Ipda Hironimus Neni dan Ps. Kanit Intelkam, Bripka Nikolaus Yupin.

Baca Juga:
Hadir pula pengemudi truk, Endit Sagaduta Naklui, pemilik loader Mario Mbatu serta warga setempat yang turut membantu.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi dan tiga orang kondektur yang berada di bak belakang truk dipastikan selamat.

Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 150 juta.

Pihak kepolisian mengimbau para pengendara, terutama yang datang dari luar wilayah Amfoang, agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi banjir yang sering terjadi di aliran sungai.

Hambatan akses jalan dan jaringan komunikasi di wilayah tersebut juga menjadi penyebab keterlambatan pelaporan dari lokasi kejadian.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pastikan Layanan Publik Profesional, Wakapolda NTT Tinjau Pelayanan Satlantas Polresta Kupang Kota

Pastikan Layanan Publik Profesional, Wakapolda NTT Tinjau Pelayanan Satlantas Polresta Kupang Kota

Pimpin PERDATIN NTT Periode Kedua, Ketua Siap Perkuat Layanan Anestesi dan Terapi Intensif Hingga Daerah Terpencil

Pimpin PERDATIN NTT Periode Kedua, Ketua Siap Perkuat Layanan Anestesi dan Terapi Intensif Hingga Daerah Terpencil

Anggota Polresta Kupang Kota Bantu Pembangunan Gereja Katolik Naioni

Anggota Polresta Kupang Kota Bantu Pembangunan Gereja Katolik Naioni

Peras Wanita, Oknum Polisi Gadungan di Kupang Diamankan Tim Gabungan Polisi

Peras Wanita, Oknum Polisi Gadungan di Kupang Diamankan Tim Gabungan Polisi

Pesta di Kupang Ricuh, Polisi Amankan Belasan Sepeda Motor dan Puluhan Pemuda

Pesta di Kupang Ricuh, Polisi Amankan Belasan Sepeda Motor dan Puluhan Pemuda

Sejumlah Peserta Ramaikan Turnamen Billiard Wali Kota Kupang Cup I, Panitia Siapkan Bonus Jutaan Rupiah

Sejumlah Peserta Ramaikan Turnamen Billiard Wali Kota Kupang Cup I, Panitia Siapkan Bonus Jutaan Rupiah

Komentar
Berita Terbaru