Jumat, 04 September 2026

Bocah Sekolah Dasar di Manggarai Luka Parah Terkena Ledakan Mercon Yang Dimainkan Sendiri

Imanuel Lodja - Selasa, 18 November 2025 09:00 WIB
Bocah Sekolah Dasar di Manggarai Luka Parah Terkena Ledakan Mercon Yang Dimainkan Sendiri
ist
Bocah korban ledakan mercon di Manggarai menjalani perawatan intensif

digtara.com -AS, bocah berusia delapan tahun di Kabupaten Manggarai, NTT mengalami luka parah pada sekujur tubuhnya.

Baca Juga:

AS yang juga warga Cunca Lawar, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Mamggarai terkena ledakan mercon yang dimainkan sendiri beberapa waktu lalu.

Semula beredar foto korban dengan luka bakar serius melalui pesan WhatsApp pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 14.20 Wita.

Foto tersebut semula dikabarkan kalau korban terluka akibat ledakan petasan.

Baca Juga:
Namun, hasil penelusuran kepolisian mengungkap fakta berbeda.

Unit Opsnal Sat Intelkam Polres Manggarai segera melakukan penyelidikan lapangan.

Dari hasil pendalaman, petugas memastikan bahwa korban mengalami luka bakar bukan karena petasan, melainkan akibat ledakan mercon kaleng rakitan yang dibuat dan dimainkan sendiri oleh korban.

Peristiwa tragis ini terjadi belum lama ini sekitar pukul 19.00 Wita di Cunca Lawar, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Ledakan mercon kaleng tersebut mengakibatkan luka bakar serius pada sekujur tubuh korban.

Awalnya, korban hanya dirawat di rumah oleh orang tuanya.

Baca Juga:
Namun karena luka bakar tidak kunjung membaik, AS akhirnya dibawa ke RSUD Ruteng dua hari pasca insiden ini untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Menurut keterangan orang tua, korban memang kerap bermain mercon spiritus – sebuah mercon rakitan dari kaleng susu bekas yang memanfaatkan uap spiritus sebagai pemicu ledakan.

Mercon jenis ini bekerja dengan mencampur spiritus dan udara dalam ruang kaleng tertutup, lalu disulut api dari korek.

Campuran tersebut menciptakan tekanan tinggi yang menghasilkan suara ledakan keras disertai semburan api.

Namun pada saat kejadian, spiritus yang biasa digunakan telah habis.

Korban kemudian berinisiatif mengganti bahan bakar dengan BBM jenis Pertalite.

Ketika api disulut ke dalam kaleng berisi Pertalite tersebut, langsung terjadi ledakan besar disertai semburan api yang menyambar tubuh korban hingga mengakibatkan luka bakar parah.

Baca Juga:
Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di ruang Dahlia RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai dengan pendampingan penuh dari orang tuanya.

Kapolres Manggarai, AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Reskrim, AKP Donatus Sare mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak.

"Orang tua agar melarang permainan berbahaya seperti mercon rakitan yang dapat mengancam keselamatan jiwa," ujar Kasat pada Selasa (18/11/2025)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi

Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai Meningkat, Warga Diminta Tidak Panik

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai Meningkat, Warga Diminta Tidak Panik

Enam Ibu Hamil dan Satu Pasien RSUD Ruteng Dievakuasi ke Rumah Sakit Bandara Ruteng-Manggarai

Enam Ibu Hamil dan Satu Pasien RSUD Ruteng Dievakuasi ke Rumah Sakit Bandara Ruteng-Manggarai

Pria di TTS Modus Jual Ikan Sambil Jalankan Judi Online

Pria di TTS Modus Jual Ikan Sambil Jalankan Judi Online

Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan

Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan

Tim Dokkes Polda NTT Sisir Wilayah Terdampak Gempa Flores Beri Layanan Kesehatan

Tim Dokkes Polda NTT Sisir Wilayah Terdampak Gempa Flores Beri Layanan Kesehatan

Komentar
Berita Terbaru