Petani di Belu-NTT Coba Akhiri Hidup Dengan Melukai Lehernya
Baca Juga:
Kapolsek Tasifeto Timur menjelaskan, dari keterangan istri korban, Yuliana Abu Leto (47), sebelum kejadian tersebut, korban terlihat gelisah dan menyuruh istri bersama anaknya pergi dari rumah.
Rabu (29/10/2025) malam sekitar pukul 21.00 wita, korban tiba-tiba gelisah tanpa sebab dan tiba-tiba menyuruh istri dan anaknya untuk pergi sembari berkata "ada orang yang mau datang".
Baca Juga:Karena merasa takut, istri korban bersama anaknya kemudian pergi dan menginap di rumah saudarinya yang letaknya tidak jauh dari rumah korban.
Istri korban juga mengaku kalau korban ini juga pernah diperiksa ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan dari dokter bahwa korban mengalami gangguan saraf di kepala.
"Masyarakat setempat juga mengakui kalau korban sehari-hari beraktivitas seperti biasa namun apabila sakitnya kambuh, korban sering membawa parang sambil marah-marah tanpa sebab," ujar Kapolsek.
Polisi masih menunggu korban pulih untuk meminta keterangan lebih lanjut.
"Sehingga kita bisa mengetahui secara pasti apa yang menjadi sebab korban melakukan tindakan nekat tersebut," tandas Kapolsek.
Baca Juga:Kapolsek, Ipda Yusran mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan mental, menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri, serta segera mencari bantuan apabila menghadapi tekanan atau masalah berat.
"Peristiwa tragis ini menjadi peringatan penting untuk selalu memperhatikan kesehatan mental, baik pada diri sendiri maupun orang lain di sekitar kita. Jika masyarakat melihat atau mengenal seseorang yang mengalami tekanan mental atau depresi, segera cari bantuan profesional," imbau Kapolsek.
Polisi juga siap membantu kapan pun masyarakat membutuhkan dalam kondisi darurat maupun memberikan langkah preventif sehingga masyarakat tidak sampai berbuat sesuatu yang dapat mengancam atau sampai merenggut nyawanya sendiri.
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai
Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran
Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun