Petani di Belu-NTT Coba Akhiri Hidup Dengan Melukai Lehernya
digtara.com -DMB (51), warga Dusun Kopan, Desa Sadi, Kexamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT berusaha memgakhiri hidupnya.
Baca Juga:
Tidak ada warga yang berani membantu dan menolong DMB karena ia masih memegang parang di tangannya.
Anggota Polsek Tasifeto Timur, Polres Belu langsung turun tangan menyelamatkan DMB yang melakukan percobaan bunuh diri.
Baca Juga:Personel Kepolisian dibantu anggota Babinsa TNI dan masyarakat berhasil menyelamatkan nyawa DMB.
Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa melalui Kapolsek Tasifeto Timur, Ipda Yusran menuturkan, sebelum diselamatkan, korban pertama kali terlihat oleh warga berdiri mondar- mandir di pinggir jalan depan rumahnya dengan kondisi leher sudah terluka dan berlumuran darah.
Masyarakat yang melihat kejadian tersebut tidak berani mendekatinya sampai korban terkapar dengan sendirinya di depan rumah.
Kapolsek bersama sejumlah anggota langsung ke lokasi kejadian.
Saat polisi tiba, korban ditemukan dalam kondisi terkapar dan lemas karena luka sayatan di lehernya.
Baca Juga:Polisi langsung mengamankan lokasi kejadian dan juga barang bukti.
Karena tidak ada mobil, korban dievakuasi menggunakan sepeda motor menuju RSUD Atambua, Kabupaten agar mendapatkan pertolongan medis.
Korban saat ini masih menjalani perawatan insentif di RSUD Mgr Gabriel Manek, SVD Atambua akibat luka di lehernya.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak RSUD Atambua, korban mengalami luka di leher dengan panjang 6 centimeter dan lebar 3 centimeter sehingga harus mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek mengaku belum mengetahui penyebab pasti korban melakukan percobaan bunuh diri dan tidak ada saksi yang menyaksikan secara langsung saat percobaan bunuh diri itu terjadi.
Baca Juga:
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai
Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran
Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun