Selasa, 10 Februari 2026

Puluhan Ekor Kura-kura Dilepasliarkan Kembali di Perairan Rote Ndao-NTT

Imanuel Lodja - Sabtu, 25 Oktober 2025 11:13 WIB
Puluhan Ekor Kura-kura Dilepasliarkan Kembali di Perairan Rote Ndao-NTT
ist
20 ekor kura-kura dilepasliarkan di perairan kabupaten Rote Ndao, NTT
Sebelum tahun 1980-an, populasinya masih melimpah dan sempat disamakan dengan jenis kura-kura leher panjang Papua (Chelodina novaeguineae).

Baca Juga:

Namun, akibat perburuan dan perdagangan besar-besaran pada periode 1970–1980-an, populasinya menurun drastis hingga hampir punah di alam.

Pada tahun 1994, spesies ini resmi diidentifikasi sebagai Chelodina mccordi (Rhodin, 1994), dan berdasarkan hasil monitoring tahun 2005, populasi alaminya tidak lagi ditemukan di habitat aslinya.

Sebagai upaya penyelamatan, pada tahun 2009 dilakukan reintroduksi 40 individu kura-kura Rote di Danau Peto, yang menjadi awal dari program restorasi populasi di alam liar.

Baca Juga:

Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2019 menetapkan tiga danau di Kabupaten Rote Ndao sebagai Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Lahan Basah, yakni Danau Ledulu, Danau Peto, dan Danau Lendo Oen.

Upaya lanjutan dilaksanakan secara bersama sama oleh BBKSDA NTT, Pemkab Rote Ndao, BRIN, WCS, masyarakat adat dilakukan dengan melalui penilaian habitat, repatriasi kura-kura dari luar negeri, pembangunan fasilitas karantina hewan di Kupang, serta penyusunan aturan adat "Papadak" untuk memperkuat perlindungan di tingkat masyarakat lokal.

Melalui kegiatan ini, Menteri Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pembangunan dan pelestarian lingkungan bukanlah dua hal yang bertentangan, melainkan saling melengkapi dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan ekosistem Indonesia.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru