Tangkap Penyu, Nelayan di Kupang Ditangkap Anggota Polairud Polda NTT
Imanuel Lodja - Sabtu, 11 Oktober 2025 15:57 WIB
ist
Anggota Ditpolairud Polda NTT mengamankan nelayan dan dua ekor penyu dalam patroli gabungan pada Sabtu (11/10/2025)
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 40A ayat (1) huruf d Undang-Undang nomor 32 Tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan denda maksimal Rp 500 juta.
Direktur polairud Polda NTT menegaskan bahwa jajarannya terus memperketat pengawasan di wilayah perairan NTT guna mencegah praktik perburuan dan perdagangan satwa laut yang dilindungi.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
"Penyu adalah satwa langka yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Kami mengajak seluruh masyarakat pesisir untuk berhenti menangkap atau memperjualbelikan penyu dalam bentuk apa pun," tegas Kombes Irwan Deffi Nasution.
Ia juga mengapresiasi kepada masyarakat yang telah aktif memberikan informasi kepada kepolisian.
Baca Juga:"Kami harap masyarakat terus berperan serta melaporkan setiap aktivitas ilegal di laut. Perlindungan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab bersama," tandasnya.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nelayan di Flores Timur-NTT Dilaporkan Hilang Saat Memancing
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Didukung ICITAP, Polda NTT dan Lembaga Terkait Bahas masalah TPPO di NTT
Pimpin Sertijab PJU dan Dua Kapolres, Kapolda NTT Juga Lantik Kombes Nova Irone Surentu Jadi Direktur PPA Dan PPO
Bakamla RI Fasilitasi Pemulangan Enam ABK KM Triasmo Sejahtera dari Timor Leste
Dari Sumsel, Maluku, NTT Dan Maluku Utara, Brigjen Pol Murry Mirranda 'Jenderal Pegiat Sosial' Kini Menyandang Bintang Satu di Bangka Belitung
Komentar