Minggu, 23 Agustus 2026

Lindungi Hak Konsumen, Polda NTT Proses Lanjut Kasus Beras Tidak Layak Konsumsi

Imanuel Lodja - Jumat, 10 Oktober 2025 12:02 WIB
Lindungi Hak Konsumen, Polda NTT Proses Lanjut Kasus Beras Tidak Layak Konsumsi
ist
Aparat kepolisian menunjukkan beras sitaan terkait kasus pidana yang disita di salah satu kios di kawasan pasar Inpres Naikoten 1 Kota Kupang

digtara.com -Perlindungan terhadap hak konsumen terutama untuk berbagai produk yang dikonsumsi menjadi perhatian Polda NTT dan jajaran.

Baca Juga:

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkap dua kasus dugaan tindak pidana di bidang Perlindungan Konsumen, yang melibatkan pelaku usaha di wilayah Kota Kupang.

Kasus ini terus bergulir. Polda NTT sudah menetapkan dua orang tersangka namun belum tahan.

Proses hukum kasus ini dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda NTT dengan mengamankan barang bukti dan dokumen serta memeriksa sejumlah saksi termasuk saksi ahli.

Baca Juga:
"Pengungkapan dua kasus dugaan tindak pidana di bidang Perlindungan Konsumen ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mendukung program pangan murah pemerintah dan menjaga stabilitas serta ketahanan pangan di wilayah NTT. Penegakan hukum kami arahkan untuk memastikan kualitas, keamanan, dan kejujuran dalam rantai distribusi bahan pangan," ujar Karo Ops Polda NTT, Kombes Pol Joni Afrizal Syarifuddin didampingi Dirreskrimsus, Kombes Pol Hans Rachmatulloh Irawan, Kabid Humas, Kombes Pol Henry Novika Chandra dan Kabid Propam AKBP Muhammad Andra Wardhana, Kamis (9/10/2025).

Ia menegaskan, tindakan tegas tersebut merupakan upaya Polri untuk melindungi hak-hak masyarakat sebagai konsumen dan memastikan agar seluruh aktivitas ekonomi berjalan secara jujur, adil, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami berharap pengungkapan ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku dan menjadi peringatan bagi pihak lain agar tidak melakukan perbuatan serupa," tegas Karo Ops.

Karo Ops Polda NTT Kombes Pol Joni Afrizal Syarifuddin menegaskan bahwa Polda NTT terus mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya di seluruh wilayah NTT.

"Polri hadir memastikan keadilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pengawasan distribusi pangan. Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan Bulog, Dinas Perdagangan, dan Dinas Pertanian agar distribusi pangan bersubsidi sampai tepat sasaran," ujar Kombes Joni.

Pihaknya mengajak masyarakat untuk turut aktif melapor bila menemukan praktik curang.

Baca Juga:
"Dengan sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, kita wujudkan NTT sebagai daerah yang aman, adil, dan sejahtera," tandasnya.

Polda NTT menangani laporan polisi nomor LP/B/157/VIII/2025/Polda NTT, tanggal 1 Agustus 2025.

Peristiwa terjadi pada 13 Juli 2025 di salah satu retail modern di Kota Kupang.
I, seorang konsumen di Kota Kupang membeli beras premium merk Topi Koki ukuran 20 kilogram, namun setelah dibuka, beras tersebut berisi banyak kutu dan tidak layak konsumsi.

Dari hasil penyidikan, RA (45), selaku pimpinan di retail tersebut, diketahui menjual beras rusak dan tercemar tanpa informasi yang benar kepada konsumen.

RA pun sudah ditetapkan oleh penyidik DItreskrimsus Polda NTT sebagai tersangka.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ini Sejumlah Pasal Yang Menjerat Admin Lika-Liku

Ini Sejumlah Pasal Yang Menjerat Admin Lika-Liku

Sempat Ajukan Praperadilan dan Kalah, Admin Akun Lika-liku Ditangkap Polda NTT

Sempat Ajukan Praperadilan dan Kalah, Admin Akun Lika-liku Ditangkap Polda NTT

Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur

Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur

Kapolda NTT Bantu Bangun Kembali Masjid Di Mbay-Nagekeo Pasca Gempa

Kapolda NTT Bantu Bangun Kembali Masjid Di Mbay-Nagekeo Pasca Gempa

Sejumlah Wakapolres di Polres Jajaran Polda NTT Dimutasi, Ini Daftarnya!

Sejumlah Wakapolres di Polres Jajaran Polda NTT Dimutasi, Ini Daftarnya!

Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Komentar
Berita Terbaru