Polres Lembata Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Narkoba ke JPU
digtara.com -Penyidik Satresnarkoba Polres Lembata melimpahkan MKR, tersangka kasus tindak pidana Narkotika ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Lembata.
Baca Juga:
Pelimpahan tersangka dan barang bukti dilakukan pada Jumat (12/9/2025).
"Sudah dilakukan pengiriman tersangka dan barang bukti tindak pidana Narkotika," ujar Kapolres Lembata, AKBP Nanang Wahyudi melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Yakobus K. Sanam pada Sabtu (13/9/2025).
Penyerahan tersangka dan barang bukti ke JPU dilakukan setelah berkas perkara dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis ganja tersebut dinyatakan lengkap atau P21.
Pengiriman berkas perkara merujuk pada surat Kepala Kejaksaan Negeri Lembata bahwa perkara telah lengkap (P.21) tanggal 11 September 2025.
Tersangka selama ini ditahan di Rutan Polres Lembata sejak akhir Juli 2025 lalu.
MKR alias Riswan (20) diamankan polisi dari Satuan Resnarkoba Polres Lembata pada Minggu (20/7/2025) subuh.
Pemuda asal Waikilok, Kelurahan Lewoleba Utara, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, NTT ini kedapatan memiliki narkoba jenis ganja.
Ia diamankan tim Resnarkoba Polres Lembata dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Lembata, Iptu Yakobus K. Sanam di pelabuhan laut Lewoleba, Kelurahan Lewoleba Utara, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata.
Saat diamankan polisi, Riswan bersama rekannya MSA alias Aros (20) sedang mengambil barang bukti narkoba jenis ganja yang disimpan pada dinamo air yang terletak dibawah tower pelabuhan laut Lewoleba.
Polisi juga mengamankan barang bukti satu paket plastik klip kecil yang diduga berisi narkotika jenis ganja, satu buah handphone merek Relmi C35 dan sejumlah uang kertas.
Anggota Satresnarkoba Polres Lembata mendapat informasi dari masyarakat kalau akan ada transaksi narkotika jenis ganja di pelabuhan laut Lewoleba, Kelurahan Lewoleba Utara, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata.
Kasat Resnarkoba, Iptu Yakobus K. Sanam dan KBO Satresnarkoba Polres Lembata serta anggota menyelidiki informasi tersebut.
Ternyata benar, polisi mendapati Riswan sedang mengambil barang bukti yang disimpan pada dinamo air yang terletak dibawah tower pelabuhan laut Lewoleba.
Riswan tidak sendirian. Ia membawa temannya Aros untuk mengambil narkotika diduga jenis ganja.
Pengelolaan Haji Harus Bersih dari Praktik Korupsi. Wamenhaj Dahnil: Tangkap Saja Siapa Pun yang Masih Berusaha Melakukan Praktik Rente dan Korupsi
Jaksa Agung Mutasi 68 Pejabat Kejaksaan, 43 di Antaranya Kepala Kejaksaan Negeri
Residivis dan Pencuri Handphone di Lembata Dibekuk Polisi
Penyidik Satreskrim Polres Lembata Limpahkan Berkas Perkara Kasus Beras ke JPU
Berburu Ikan Paus, Nelayan di Lembata-NTT Meninggal Dunia