Kamis, 08 Januari 2026

Dua Warga Pencuri Enam Ekor Kuda di Sumba Timur Dibekuk Polisi

Imanuel Lodja - Rabu, 10 September 2025 10:35 WIB
Dua Warga Pencuri Enam Ekor Kuda di Sumba Timur Dibekuk Polisi
ist
Kapolres Sumba Timur memberikan penjelasan terkait pengungkapan kasus pencurian ternak yang ditangani Polres Sumba Timur

digtara.com -M dan R, dua pria asal Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dibekuk polisi beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Keduanya merupakan pelaku pencurian ternak yang terjadi di wilayah hukum Polsek Lewa, tepatnya di Kampung Hangabi, Desa Pulupanjang, Kecamatan Nggaha Ori Angu, Kabupaten Sumba Timur.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr Gede Harimbawa dalam keterangannya pada Rabu (10/9/2025) mengakui kalau M dan R ditangkap polisi setelah adanya pengaduan warga terkait pencurian dan kehilangan ternak kuda.

"Kasus pencurian ini melibatkan dua orang tersangka berinisial M dan R yang sudah kita tangkap dan sedang kita proses," ujar Kapolres.

Peristiwa pencurian ini berawal pada awal Agustus 2025 lalu. Saat itu, tersangka M yang baru kembali dari acara adat, melihat sejumlah kuda berkeliaran di jalan kampung.

"Melihat kesempatan tersebut, timbul niat dalam dirinya untuk mencuri hewan-hewan tersebut," uraj Kapolres.

Rencana jahat itu kemudian dijalankan. Tersangka M kemudian mengajak R untuk ikut serta.

Keduanya sepakat beraksi pada malam tanggal 17 Agustus 2025. Dengan menunggangi masing-masing satu ekor kuda, mereka menempuh perjalanan menuju Padang Hangabi, Kabupaten Sumba Timur.

Setibanya di lokasi, M dan R kemudian mencuri lima ekor kuda milik korban BK, termasuk seekor induk kuda betina yang digunakan untuk menggiring kuda-kuda lainnya.

Saat dalam perjalanan pulang, di kawasan Padang PU wilayah Desa Tanatuku, Kabupaten Sumba Timur, M dan R kembali mencuri satu ekor kuda milik korban BJ.

"Sehingga total hewan (kuda) yang berhasil dibawa berjumlah enam ekor," tambah Kapolres Sumba Timur.

Setelah pencurian, kuda-kuda tersebut disembunyikan di lokasi terpencil di Padang Watumoto, Desa Tandula Jangga, Kabupaten Sumba Timur yang jauh dari pemukiman warga untuk menghindari kecurigaan.

Pengungkapan kasus ini diakui Kapolres tak lepas dari peran aktif masyarakat, khususnya seorang saksi BY yang mencurigai perilaku tersangka R yang saat itu sedang mencari dokumen Kartu Kepemilikan Kuda/Mamalia Ternak KKMT) untuk anak kuda.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai

Karyawan Telkomsel di Sumba Timur Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kost

Karyawan Telkomsel di Sumba Timur Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kost

Ruang Lobi Kambaniru Beach Hotel And Resort Sumba Timur Terbakar

Ruang Lobi Kambaniru Beach Hotel And Resort Sumba Timur Terbakar

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun

Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun

Komentar
Berita Terbaru