Sabtu, 30 Mei 2026

Masyarakat Ngada Buat Petisi Tolak Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae

Imanuel Lodja - Kamis, 04 September 2025 14:01 WIB
Masyarakat Ngada Buat Petisi Tolak Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae
ist
Masyarakat Ngada Buat Petisi Tolak Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae
digtara.com -Keluarga besar masyarakat Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) serta sahabat dan rakyat kecil yang mencintai keadilan menyatakan sikap menolak keputusan pembehentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Kompol Cosmas Kaju Gae.

Baca Juga:

Petisi yang dibuat oleh Mercy Jasinta ini telah ditandatangani oleh ratusan orang.

"Kami yang bertanda tangan di bawah ini adalah keluarga besar, masyarakat Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur, serta sahabat dan rakyat kecil yang mencintai keadilan," tulisnya dalam laman change.org.

"Kami menyatakan sikap menolak keputusan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Kompol Kosmas Kaju Gae," tambah Mercy Jasinta.

Menurut Mercy Jasinta, Kompol Cosmas adalah putra Laja – Ngada, sosok yang sejak muda telah mendedikasikan hidupnya untuk bangsa.

Cosmas dinilai telah mengabdi di kepolisian dengan keberanian dan tanggung jawab.

Bahkan, pada saat demonstrasi besar di Jakarta, ia berada di garda terdepan untuk menyelamatkan banyak orang, termasuk pejabat negara.

"Bagi kami, beliau adalah pahlawan yang mengharumkan nama daerah dan keluarga besar," ungkap Mercy Jasinta dalam petisi.

Mercy Jasinta menyatakan, sebagai orang Ngada mereka tidak menutup mata bahwa ada peristiwa yang kini menjadi sorotan publik.

Namun meyakini bahwa hukuman pemecatan adalah sanksi yang terlalu berat dan tidak sebanding dengan seluruh pengabdian yang telah beliau berikan.

"Masih ada bentuk sanksi lain yang lebih manusiawi, lebih proporsional, tanpa harus meruntuhkan karier dan nama baik seorang putra daerah yang sudah puluhan tahun mengabdi," ujarnya.

Mercy Jasinta memohon kepada Kapolri dan KKEP untuk meninjau kembali keputusan pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae.

Ia menyarankan untuk memberikan sanksi yang lebih adil dan seimbang, yang tetap memberi ruang untuk rehabilitasi nama baik Kompol Cosmas Kaju Gae.

Mercy Jasinta juga berharap Kapolri dan KKEP mendengar suara hati masyarakat kecil dari Laja, Ngada, Flores, yang merasa sangat kehilangan. "Kami percaya Tuhan Maha Adil dan suara rakyat pun patut didengar," tulisnya

"Dari Ngada, dari Flores, doa-doa dan tanda tangan kami menjadi saksi bahwa Kompol Kosmas Kaju Gae tetaplah kebanggaan kami, tetaplah pahlawan kami," tutupnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Fasilitas Rusak, Akses ke Lokasi Wisata Alam Danau Sano Limbung-Manggarai Barat Ditutup Sementara

Fasilitas Rusak, Akses ke Lokasi Wisata Alam Danau Sano Limbung-Manggarai Barat Ditutup Sementara

Sempat Kabur, Pencuri Sepeda Motor di Sumba Timur Diamankan Polisi

Sempat Kabur, Pencuri Sepeda Motor di Sumba Timur Diamankan Polisi

Polres TTU Galang Kamtibmas Pasca Kasus Pengeroyokan dan Pencurian di Insana Fafinisu

Polres TTU Galang Kamtibmas Pasca Kasus Pengeroyokan dan Pencurian di Insana Fafinisu

Polres Manggarai Barat Periksa Lima Saksi Dalam Kasus Tewasnya Dua WNA Austria

Polres Manggarai Barat Periksa Lima Saksi Dalam Kasus Tewasnya Dua WNA Austria

Niat Bercanda, Mahasiswa di Sumba Barat Daya Tewas Ditembak Rekan Dengan Senapan Angin

Niat Bercanda, Mahasiswa di Sumba Barat Daya Tewas Ditembak Rekan Dengan Senapan Angin

Pembinaan Berdampak Nyata, WBP Olah Lahan Tandus Hingga Panen 10 Ton Jagung

Pembinaan Berdampak Nyata, WBP Olah Lahan Tandus Hingga Panen 10 Ton Jagung

Komentar
Berita Terbaru