Senin, 13 April 2026

Masyarakat Ngada Buat Petisi Tolak Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae

Imanuel Lodja - Kamis, 04 September 2025 14:01 WIB
Masyarakat Ngada Buat Petisi Tolak Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae
ist
Masyarakat Ngada Buat Petisi Tolak Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae
digtara.com -Keluarga besar masyarakat Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) serta sahabat dan rakyat kecil yang mencintai keadilan menyatakan sikap menolak keputusan pembehentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Kompol Cosmas Kaju Gae.

Baca Juga:

Petisi yang dibuat oleh Mercy Jasinta ini telah ditandatangani oleh ratusan orang.

"Kami yang bertanda tangan di bawah ini adalah keluarga besar, masyarakat Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur, serta sahabat dan rakyat kecil yang mencintai keadilan," tulisnya dalam laman change.org.

"Kami menyatakan sikap menolak keputusan pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Kompol Kosmas Kaju Gae," tambah Mercy Jasinta.

Menurut Mercy Jasinta, Kompol Cosmas adalah putra Laja – Ngada, sosok yang sejak muda telah mendedikasikan hidupnya untuk bangsa.

Cosmas dinilai telah mengabdi di kepolisian dengan keberanian dan tanggung jawab.

Bahkan, pada saat demonstrasi besar di Jakarta, ia berada di garda terdepan untuk menyelamatkan banyak orang, termasuk pejabat negara.

"Bagi kami, beliau adalah pahlawan yang mengharumkan nama daerah dan keluarga besar," ungkap Mercy Jasinta dalam petisi.

Mercy Jasinta menyatakan, sebagai orang Ngada mereka tidak menutup mata bahwa ada peristiwa yang kini menjadi sorotan publik.

Namun meyakini bahwa hukuman pemecatan adalah sanksi yang terlalu berat dan tidak sebanding dengan seluruh pengabdian yang telah beliau berikan.

"Masih ada bentuk sanksi lain yang lebih manusiawi, lebih proporsional, tanpa harus meruntuhkan karier dan nama baik seorang putra daerah yang sudah puluhan tahun mengabdi," ujarnya.

Mercy Jasinta memohon kepada Kapolri dan KKEP untuk meninjau kembali keputusan pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae.

Ia menyarankan untuk memberikan sanksi yang lebih adil dan seimbang, yang tetap memberi ruang untuk rehabilitasi nama baik Kompol Cosmas Kaju Gae.

Mercy Jasinta juga berharap Kapolri dan KKEP mendengar suara hati masyarakat kecil dari Laja, Ngada, Flores, yang merasa sangat kehilangan. "Kami percaya Tuhan Maha Adil dan suara rakyat pun patut didengar," tulisnya

"Dari Ngada, dari Flores, doa-doa dan tanda tangan kami menjadi saksi bahwa Kompol Kosmas Kaju Gae tetaplah kebanggaan kami, tetaplah pahlawan kami," tutupnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pergi Dari Rumah Tanpa Pamit, Lansia di Belu Ditemukan Meninggal Dalam Hutan

Pergi Dari Rumah Tanpa Pamit, Lansia di Belu Ditemukan Meninggal Dalam Hutan

Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Anak Diserahkan Polsek Kota Raja ke Kejaksaan

Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Anak Diserahkan Polsek Kota Raja ke Kejaksaan

Lima Tersangka Kasus Narkoba Dilimpahkan Ditresnarkoba Polda NTT ke Kejaksaan Negeri Ngada

Lima Tersangka Kasus Narkoba Dilimpahkan Ditresnarkoba Polda NTT ke Kejaksaan Negeri Ngada

Pelaku Pencurian Berantai di Manggarai Barat Dibekuk Polisi

Pelaku Pencurian Berantai di Manggarai Barat Dibekuk Polisi

Operasional SPBU di Rote Ndao Terbatas dan Sempat Lumpuh

Operasional SPBU di Rote Ndao Terbatas dan Sempat Lumpuh

Waktu Pengisian BBM Di SPBU Rote Ndao Dibatasi, Antrian Kendaraan Mengular

Waktu Pengisian BBM Di SPBU Rote Ndao Dibatasi, Antrian Kendaraan Mengular

Komentar
Berita Terbaru