Pelaku Penikaman Mahasiswa di Malaka Saat Pesta Menyerahkan Diri
Saat bangun tidur pada Kamis subuh, warga Dusun Maibiku A, Desa Sanleo, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka ini membuka pintu rumah bagian depan.
Baca Juga:
Ia melihat kursi-kursi yang ada di dalam tenda sudah tersusun rapi.
Romanus pun bertanya kepada Ignas Seran kenapa pesta sudah sepi dan kursi-kursi sudah tersusun.
Ignas Seran pun menjawab dan menjelaskan kalau usai pesta, ada perkelahian.
Namun Ignas Seran tidak mengetahui persis peristiwa perkelahian karena sedang berada di tungku api karena cuaca sangat dingin.
Yulius Fahik Tae (30), seorang security yang tinggal di Dusun Maibiku A, Desa Sanleo, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka mengaku kalau saat itu ia sedang tidur di atas kursi di tenda.
Ia terbangun karena ada keributan dalam tenda. Rupanya ada perkelahian.
Yulius sempat menyuruh korban untuk pulang kembali ke rumah. Saat itu Yulius tidak mengetahui kalau korban dalam keadaan luka.
Yulius sempat menghimbau kepada anak-anak muda yang masih berada di rumah dan tenda untuk tetap menahan diri sehingga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Akibat penganiayaan dengan senjata tajam, korban mengalami luka di dada bagian kanan dan mulut
Sejumlah warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Malaka Timur dan mengantar korban ke Puskesmas.
Karena luka cukup serius, korban dirujuk ke RSUD Mgr Gabriel Manek Atambua, Kabupaten Belu.
Masalah Asmara Mahasiswa di Kupang Berujung ke Laporan Polisi
Tiga Mahasiswa di Kupang Dibekuk Polisi Terkait Kasus Pengeroyokan
Hutan Kateri di Malaka Terbakar, Polres Malaka Terjun Padamkan Titik Api
Kabur ke Kabupaten Tetangga, Mahasiswa Pelaku Pencuriaan Dengan Pemberatan di Malaka Diamankan di Kabupaten TTU
Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi