Polda NTT Fasilitasi GPM, Tiga Ton Beras Murah Ludes Terjual Dalam Sehari
Baca Juga:
- Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor
- Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa
- Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE
GPM digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 Wita hingga 13.00 Wita di tiga lokasi, yakni RT 24/RW 06 Kelurahan Liliba Kecamatan Oebobo, RT 19/RW 04 Kelurahan Oebufu Kecamatan Oebobo, serta di halaman GBI Kharisma Kelurahan Sikumana Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Penjualan beras murah dipimpin Karolog Polda NTT, Kombes Pol Aldinan R.J.H. Manurung.
Hadir pula Ps. Kabag Pal Birolog, Kassubbagrenmin Birolog, serta jajaran personel Biro Logistik Polda NTT yang turut mendukung kelancaran kegiatan.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga sekitar.
Sebanyak 3.000 kilogram beras yang disiapkan dengan harga terjangkau, yakni Rp 12.000 per kilogram atau Rp 60.000 per karung ukuran lima kilogram ludes terjual hanya dalam beberapa jam.
Seluruh stok berhasil disalurkan kepada masyarakat yang datang membeli di lokasi kegiatan.
"Gerakan pangan murah ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam meringankan beban masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah semarak peringatan kemerdekaan," ujar Karolog Polda NTT Kombes Pol Aldinan.
Ia menambahkan, momentum kemerdekaan menjadi pengingat pentingnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
"Dengan program ini, kita ingin masyarakat bisa merasakan manfaat langsung, terutama di sektor kebutuhan dasar seperti pangan," jelas mantan Kapolresta Kupang Kota ini.
Warga yang hadir mengaku sangat terbantu karena bisa memperoleh beras dengan harga yang lebih ringan dibanding harga pasar.
"Terima kasih Polda NTT, kami bisa mendapatkan beras murah dan ini sangat membantu kami," ujar Maryam Benu (45), salah satu ibu rumah tangga yang berbelanja dI GBI Kharisma Kupang.
Warga Kelurahan Sikumana ini berharap gelaran penjualan beras ini dilakukan secara berkelanjutan sehingga bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor
Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa
Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE
Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi
Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT