Kapolda NTT Tinjau Pos Perbatasan Motaain-Belu
Baca Juga:
Kapolda menyempatkan diri menyambangi Pos Pengamanan (Pos Pam) Motaain, Pos Pengamanan Perbatasan TNI RI–RDTL, serta Pos PNTL Batu Gede.
Kedatangan Kapolda dan rombongan disambut hangat oleh para personel Polri, TNI, dan anggota Polícia Nacional de Timor-Leste (PNTL).
Kapolda yang peduli pada anggota menyerahkan tali asih dan bantuan paket sembako kepada seluruh personel yang bertugas di perbatasan, guna mendukung semangat dan kesejahteraan mereka.
Di Pos Pam Motaain, Kapolda berdialog dengan personel dari Polsek Tasifeto Timur, Pos Pam Brimob, dan anggota TNI serta PNTL.
Kapolda menanyakan kendala yang dihadapi selama bertugas.
Personel Polsek Tasifeto Timur mengamankan wilayah yang terdiri dari delapan dusun dengan kegiatan patroli rutin dua kali dalam sebulan.
Situasi relatif kondusif, pasokan air lancar, dan kasus yang paling sering terjadi adalah penganiayaan.
Kepada personel Brimob yang telah bertugas selama tiga bulan dengan kekuatan 15 anggota, Kapolda juga menanyakan langsung kondisi dan kebutuhan mereka di lapangan.
Salah satu personel, Aipda Dias, menyampaikan keinginan agar masa penugasan di perbatasan diperpanjang dari tiga bulan menjadi enam bulan.
Tak hanya fokus pada keamanan, Kapolda juga mengapresiasi inisiatif anggota dalam memanfaatkan lahan pekarangan Pos Pam untuk menanam aneka jenis sayuran sebagai bagian dari program mendukung ketahanan pangan.
"Ini contoh yang baik. Selain menjaga perbatasan, kita juga bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan," ujar Kapolda.
Polres Belu-Brimob-Bhayangkari dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai
Dua Rekannya Sudah Ditahan, Tapi Piche Kotta Belum Ditahan Polisi, Ternyata Ini Alasannya
IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami
Korban Pencabulan Oleh Piche Kota Cs Tolak Pendampingan LPSK
Siswi SMP di Sikka Ternyata Diperkosa Dan Dibunuh Kakak Kelasnya