Minggu, 27 September 2026

Buruh Bangunan di Kota Kupang Diamankan Polisi Karena Rampas Handphone Dengan Sajam

Imanuel Lodja - Rabu, 13 Agustus 2025 08:00 WIB
Buruh Bangunan di Kota Kupang Diamankan Polisi Karena Rampas Handphone Dengan Sajam
ist
Pelaku perampasan dengan senjata tajam diamankan anggota Polsek Alak, Selasa (12/8//2025)

digtara.com -Nommensen Sabuna (38), warga RT 001/RW 001, Kelurahan Manulai 2, Kecamatan Alak, Kota Kupang diamankan polisi dari Polsek Alak, Polresta Kupang Kota pada Selasa (12/8/2025) petang.

Baca Juga:

Pria yang sehari-hari merupakan buruh bangunan merupakan terduga pelaku pemerasan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Jalan Baru, Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak, Kota Kupang, pada Kamis (8/8/2025) lalu.

Terduga pelaku ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Alak di Kelurahan Manulai 2, Kota Kupang saat tengah bekerja sebagai buruh bangunan.

Barang hasil rampasan milik EPWL (19) disembunyikan di bawah tumpukan batu di sebuah kali tak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari melalui Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel, menjelaskan terduga pelaku berhasil ditangkap bersama barang bukti atas respon cepat dan kerja cepat Tim Unit Reskrim Polsek Alak.

"Berkat kerja keras Tim Unit Reskrim Polsek Alak, kurang dari sepekan akhirnya terduga pelaku yang meresahkan warga ini berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan," kata AKP Mabel pada Rabu (13/8/2025).

Kejadian perampasan ini bermula, ketika korban bersama rekannya BTL pulang dari Kelurahan Nunbaun Delha menuju Penkase Oeleta, Kecamatan Alak.

Saat itu, BTL sempat berhenti di pondok penjual kelapa muda untuk buang air kecil.

Terduga pelaku lalu muncul dari semak-semak sambil membawa parang, mengancam korban, kemudian merampas tas berisi dompet dan dua ponsel, masing-masing Samsung A13 dan iPhone 11.

"Kerugian yang dialami korban dari peristiwa ini ditaksir sekitar Rp 8,5 juta," sebut Kapolsek Alak.

Identitas pelaku terungkap setelah korban dan saksi mengenali wajahnya. Ia pun tidak berkutik saat dijemput polisi dan dibawa ke Polsek Alak.

Terduga pelaku kini dijerat Pasal 368 KUHPidana tentang pemerasan, dengan ancaman hukuman hingga sembilan tahun penjara.

"Terduga pelaku kini telah diamankan dan dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Alak, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tandas Kapolsek Alak.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Remaja Pria Warga Amfoang Timur-Kupang Ditemukan Pingsan di Wilayah Oecusse-Timor Leste

Remaja Pria Warga Amfoang Timur-Kupang Ditemukan Pingsan di Wilayah Oecusse-Timor Leste

Salut, Dibantu Polisi Sopir Taksi di Kupang Kembalikan Laptop Penumpang Yang Sudah Dua Pekan Tertinggal

Salut, Dibantu Polisi Sopir Taksi di Kupang Kembalikan Laptop Penumpang Yang Sudah Dua Pekan Tertinggal

Story Whatsapp Berujung Laporan Polisi, Polisi Upayakan Penyelesaian Damai

Story Whatsapp Berujung Laporan Polisi, Polisi Upayakan Penyelesaian Damai

Tawuran Malam Hari, Tiga Pemuda di Kota Kupang Diamankan Polisi

Tawuran Malam Hari, Tiga Pemuda di Kota Kupang Diamankan Polisi

Patroli Lampu Biru di Kota Kupang Amankan Sejumlah Remaja Pria Saat Pesta Miras

Patroli Lampu Biru di Kota Kupang Amankan Sejumlah Remaja Pria Saat Pesta Miras

Ada Kegiatan Moon Cake Festival 2026, Sebagian Ruas Jalan El Tari Kupang Ditutup

Ada Kegiatan Moon Cake Festival 2026, Sebagian Ruas Jalan El Tari Kupang Ditutup

Komentar
Berita Terbaru