Dibina Anggota Polisi, Ratusan Anak Putus Sekolah di Kecamatan Kualin-TTS Dapat Ijazah Belajar
Aipda Yeskiel Hadjo juga dipuji karena membuka lahan pertanian seluas 15 hektar untuk dikelola warga PKBM sehingga menunjang perekonomian dari warga PKBM itu sendiri.
Baca Juga:
Ia berharap pemerintah Kabupaten TTS dan pemerintah Provinsi NTT memberikan apresiasi dan penghargaan bagi pihak yang berjasa dan berperan aktif dalam membantu pelaksanaan percepatan penanganan anak putus sekolah.
Kabid P&K Kabupaten TTS, Elen Tahun menyampaikan akan terus membantu dan mendukung gagasan Aipda Yeskiel Hadjo dalam bidang pendidikan non formal sehingga kabupaten TTS bisa meminimalisir angka 22.000 anak putus sekolah.
"Kalau semua pihak secara bertanggung jawab dan membantu dalam percepatan penanganan anak putus sekolah seperti Aipda Yeskiel Hadjo yang telah membangun PKBM Galatya Kualin yang bergerak di pembelajaran paket A,B, dan C maka kabupaten TTS zero dari angka anak tidak sekolah," tandasnya.
Kelompok Pemuda di Alor-NTT Sepakat Berdamai
Tiga Bulan Kabur ke Batam, Pelaku Persetubuhan Anak Dibawah Umur diamankan di Adonara Timur
Rumah Warga di Fatuleu Barat-Kupang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Polres Sumba Timur dan Sumba Barat Daya Ungkap Sindikat Curanmor Antar Kabupaten
Pingsan Saat Berkendara, Penumpang Sepeda Motor di Kupang Ditolong Polantas ke Rumah Sakit