Kamis, 05 Maret 2026

Veki Poro dan Wene Lodo, Dua Pendaki Asal Kupang Hilang di Gunung Mutis-NTT

Imanuel Lodja - Senin, 30 Juni 2025 20:31 WIB
Veki Poro dan Wene Lodo, Dua Pendaki Asal Kupang Hilang di Gunung Mutis-NTT
ist
Veki Poro dan Wene Lodo, Dua Pendaki Asal Kupang Hilang di Gunung Mutis-NTT

Wantoko, Kabid KSDA Wilayah I BBKSDA NTT dalam keterangannya menyebutkan kalau para pendaki melakukan pendakian secara ilegal di Puncak Babnain, desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten TTU dan bukan mendaki di gunung Mutis.

Baca Juga:

BBKSDA NTT sendiri tidak membuka pendakian di puncak Babnain, desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten TTU. karena memang belum tersedianya sarana prasarana pendukung pendakian lokasi tersebut.

Petugas BBKSDA NTT (resor Eban) telah berada dilokasi bersama tim SAR.

"Saat ini 2 survivor (pendaki) yang diinformasikan hilang telah ditemukan dalam keadaan sehat. Karena kondisi cuaca yang tidak mendukung saat ini survivor dan tim akan menginap di puncak Babnain," tandasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Enam Ton Beras SPHP Didistribusikan ke Warga Kabupaten Kupang

Enam Ton Beras SPHP Didistribusikan ke Warga Kabupaten Kupang

WNI Tersangka Penyelundupan Manusia Diserahkan ke Kejari Kota Kupang

WNI Tersangka Penyelundupan Manusia Diserahkan ke Kejari Kota Kupang

Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum

Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum

Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat

Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat

Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan

Warga Demo Soal Perilaku Pengunjung TN Mutis, BBKSDA NTT Beri Sejumlah Penjelasan

Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang

Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang

Komentar
Berita Terbaru