Senin, 24 Agustus 2026

Veki Poro dan Wene Lodo, Dua Pendaki Asal Kupang Hilang di Gunung Mutis-NTT

Imanuel Lodja - Senin, 30 Juni 2025 20:31 WIB
Veki Poro dan Wene Lodo, Dua Pendaki Asal Kupang Hilang di Gunung Mutis-NTT
ist
Veki Poro dan Wene Lodo, Dua Pendaki Asal Kupang Hilang di Gunung Mutis-NTT

Wantoko, Kabid KSDA Wilayah I BBKSDA NTT dalam keterangannya menyebutkan kalau para pendaki melakukan pendakian secara ilegal di Puncak Babnain, desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten TTU dan bukan mendaki di gunung Mutis.

Baca Juga:

BBKSDA NTT sendiri tidak membuka pendakian di puncak Babnain, desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten TTU. karena memang belum tersedianya sarana prasarana pendukung pendakian lokasi tersebut.

Petugas BBKSDA NTT (resor Eban) telah berada dilokasi bersama tim SAR.

"Saat ini 2 survivor (pendaki) yang diinformasikan hilang telah ditemukan dalam keadaan sehat. Karena kondisi cuaca yang tidak mendukung saat ini survivor dan tim akan menginap di puncak Babnain," tandasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Telkomsel Jaga Konektivitas Flores Usai Gempa, Paket Darurat Rp1 Dapat 3 GB Internet

Telkomsel Jaga Konektivitas Flores Usai Gempa, Paket Darurat Rp1 Dapat 3 GB Internet

Ditpolairud Polda NTT Salurkan Tujuh Ton Bantuan Air Bersih Bagi Warga Reok-Manggarai

Ditpolairud Polda NTT Salurkan Tujuh Ton Bantuan Air Bersih Bagi Warga Reok-Manggarai

Umat Muslim Polresta Kupang Kota Doakan Korban Gempa Flores

Umat Muslim Polresta Kupang Kota Doakan Korban Gempa Flores

Akses Terbatas, Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e-Sikka Dievakuasi Pakai Helikopter

Akses Terbatas, Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e-Sikka Dievakuasi Pakai Helikopter

Pohon Tumbang di Depan Sekolah di Kupang Nyaris 'Makan Korban'

Pohon Tumbang di Depan Sekolah di Kupang Nyaris 'Makan Korban'

Pamit Cari Ikan, Warga Malaka Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kali

Pamit Cari Ikan, Warga Malaka Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kali

Komentar
Berita Terbaru