Ratusan Tenaga Kerja Asal Alor-NTT Direkrut Tanpa Prosedur Dengan Pungutan Biaya, Polres Alor Periksa Sejumlah Pihak
Pemeriksaan lanjutan, termasuk terhadap 20 korban yang sedang dalam perjalanan kembali ke Alor, akan dilakukan segera setelah mereka tiba.
Baca Juga:
Polres Alor menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap upaya eksploitasi masyarakat, khususnya yang berkedok lapangan kerja. Kapolres juga menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja yang tidak jelas dan tidak melalui jalur resmi.
Polres Alor terus mendalami kasus ini guna menjerat semua pihak yang terlibat serta memberikan perlindungan dan keadilan bagi para korban.
Para terduga belum ditahan karena korban belum diperiksa. "ini mereka (korban) 20 orang baru saja mendarat di pelabuhan Kalabahi alor, malam ini rencana mau di periksa semua, setelah itu gelar perkara dan (Pelaku) sudah bisa ditahan langsung. Ada 2 calon tersangka yang sudah kita amankan di Polres," urai Kapolres.
Diakui kalau pihaknya menerima laporan polisi dari salah seorang istri korban.
"Berhubung korban secara langsung belum di BAP maka belum berani kita tetapkan 2 orang yang sudah kita amankan menjadi tersangka," tambah Kapolres.
Bawa Serbuk Emas Hasil dari Sungai Praiwangga-Sumba Timur, Pria di Sumba Timur Diamankan Polisi
Berbelanja Sambil Mempertontonkan Alat Kelamin, Pria di Kupang Diamankan Polisi
Pria di Sumba Timur Diamankan Polisi Karena Aniaya Anak
Aniaya Rekan Hingga Tewas, Satu Pelaku Di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi Dan Satu Masih Kabur
Tangani Sejumlah Laporan, Polsek Alak Gelar Perkara Sejumlah Kasus Pidana