Bocah Sekolah Dasar di Kupang Tenggelam di Pesisir Pantai Warna Oesapa
digtara.com -Riando Baun, bocah berusia sembilan tahun tenggelam di pesisir pantai warna, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT pada Sabtu (14/6/2025).
Baca Juga:
Siswa kelas IV sekolah dasar (SD) Danau Ina-Oesapa ini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Jenazah korban sempat dibawa ke rumah sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik Kota Kupang.
Jenazah pun kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Suratim, RT 005/RW 003, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada Sabtu petang.
"Benar ada kasua tenggelam di pesisir pantai warna Oesapa di RT 023/RW 008, Kelurahan Oesapa yang menyebabkan korban Riando Baun meninggal dunia," ujar Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan RJH Manurung melalui Kapolsek Kota Lama, AKP Yohny Friser Makandolu pada Sabtu (14/6/2025) petang.
Roni Haning (35), salah seorang warga di lokasi kejadian yang saat berada di tempat jualan ikan, mendapat kabar soal ada anak tenggelam.
Warga Hans Kapitan, RT 015/RW 007, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang ini langsung ke pinggir pantai dekat lokasi kejadian.
Ia mendapat kabar kalau lalu korban bersama rekan-rekannya mandi bersama dan korban pun hilang.
Roni bersama Stenly dan Radja melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyelam, namun dalam pencarian tersebut korban tidak ditemukan.
Saat Stenly hendak keluar ke tepi pantai, kaki stanly menyentuh tubuh korban yang berada di dasar air.
Stenly langsung mengevakuasi korban dari kedalaman sekitar dua meter dan bersama Roni serta Radja langsung membawa korban ke tepi pantai.
Mereka berusaha memberikan pertolongan awal dengan mengangkat dan mengoyangkan tubuh korban untuk mengeluarkan air dari mulut korban, namun korban tidak sadarkan diri.
Warga Kupang Serahkan Anak Panah Ambon ke Polisi
Dua Perwira Terdakwa Kematian Prada Lucky Namo Dapat Potongan Masa Hukuman
Kasus Penganiayaan Terhadap Anak Tuntas, Enam Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan
Bermodal Printer Epson L321, Pasutri di Kupang Cetak dan Edarkan Upal Hingga Sumatera-Jawa dan Kalimantan
Lansia di Kupang Belum Pulang Dari Kebun, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian