Polisi Bongkar Sindikat Pemalsuan SIM di Medan, Dua Pelaku Ditangkap
digtara.com - Kepolisian berhasil mengungkap kasus pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kota Medan, Sumatera Utara.
Baca Juga:
Dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam praktik ilegal ini telah diamankan.
Kedua tersangka yakni Ozlan Iskak Manurung (48), warga Jalan HM Said Gang Mesjid, dan Indra Muhammad Lubis (42), warga Jalan Dorowati Lorong Gereja, Medan.
Barang Bukti dan Modus Operandi
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain:
* Satu lembar STNK
* Dua unit ponsel sebagai alat komunikasi
* Uang tunai sebesar Rp700.000
* 32 data calon pemohon SIM palsu
* Satu BPKB mobil
* Tiga lembar SIM
* Satu gunting, satu pisau cutter
* Satu gulung stiker bening dan satu lembar kertas pasir halus
* Dua lembar KTP dan dua kartu ATM
Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di Jalan Mahoni, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, yang diduga menjadi lokasi pembuatan SIM palsu.
Petugas kemudian melakukan penggerebekan dan meringkus Ozlan, yang mengakui memproduksi SIM palsu bersama temannya Indra.
Polisi lalu bergerak cepat dan menangkap Indra di sebuah warnet di Jalan IAIN Medan, dengan barang bukti berupa satu SIM B1 Umum palsu atas nama Ahmad Sukri.
Pengembangan dan Tindak Lanjut
Tidak berhenti di situ, tim gabungan melakukan pengembangan kasus ke sebuah kos-kosan di Jalan Sei Deli, Kecamatan Medan Barat, dan menemukan barang bukti tambahan yang diduga berkaitan dengan aktivitas pemalsuan dokumen.
Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita membenarkan penangkapan tersebut.
Namun, ia belum memberikan keterangan lebih lanjut karena kasus ini akan dirilis secara resmi oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan.
"Nanti akan dirilis sama Kasat Reskrim," ujar AKBP Made Parwita, Sabtu (24/5/2025).
Polrestabes Medan Bongkar Home Industry Vape Narkoba, Libatkan Jaringan Internasional
Oknum KBIHU Tipu Badal Haji dan Dam Hingga Milyaran, Wamenhaj Dahnil Siap Tertibkan
5.499 Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj: Jangan Paksa Tenaga
Maxim Gelar Kompetisi Cerdas Cermat Bahasa Inggris Perdana di Sumatera Utara
Serahkan Daging Dam. Wamenhaj: Presiden Prabowo Subianto Memberikan Perhatian yang Besar Terhadap Perjuangan dan Kondisi Kemanusiaan Rakyat Palestina