Rabu, 03 Juni 2026

Satu Pekan Operasi Pekat 2025, Polda NTT Tangani Puluhan Kasus

Imanuel Lodja - Sabtu, 24 Mei 2025 10:10 WIB
Satu Pekan Operasi Pekat 2025, Polda NTT Tangani Puluhan Kasus
ist
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra
digtara.com - Polda NTT gencar menumpas aksi premanisme dan penyakit masyarakat (Pekat) lainnya melalui pelaksanaan operasi kepolisian kewilayahan yang digelar serentak sejak 15 Mei hingga 29 Mei 2025 mendatang.

Baca Juga:

Dalam periode awal atau 15 hingga 20 Mei 2025, Polda NTT dan jajaran berhasil mengungkap 22 kasus.

17 kasus peredaran minuman keras (miras) ilegal, tiga kasus perjudian, dan dua kasus premanisme atau kejahatan jalanan.

Selain itu, aparat juga menyita 3.535 liter miras tradisional yang diduga kuat menjadi salah satu penyebab utama gangguan ketertiban masyarakat di berbagai wilayah.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra dalam keterangannya pada Sabtu (24/5/2025) di Mapolda NTT menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung stabilitas ekonomi nasional.

"Premanisme adalah tindakan yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam tatanan sosial. Kami tidak akan memberi ruang bagi siapapun yang bertindak sewenang-wenang menggunakan kekerasan atau intimidasi," ujar Kombes Henry.

Operasi ini melibatkan total 878 personel, yang terdiri dari 152 personel Polda NTT dan 726 personel dari Polres jajaran.

Semua kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.

Kombes Henry menyampaikan bahwa seluruh pelaku yang diamankan diproses secara hukum melalui criminal justice system dan pendekatan restorative justice yang berkeadilan.

"Kami juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan, integritas, dan sinergi selama pelaksanaan operasi agar hasil yang dicapai dapat maksimal dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Polda NTT terus mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari praktik premanisme.

"Kerjasama antara aparat dan warga menjadi kunci keberhasilan dalam membangun daerah yang tertib, damai, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," tandasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pelatihan USEFT, Cara Kapolda NTT Bantu anggota Polri Atasi Masalah Mental dan Emosional

Pelatihan USEFT, Cara Kapolda NTT Bantu anggota Polri Atasi Masalah Mental dan Emosional

Polda NTT Dukung Penuh Segala Kegiatan Keagamaan dan Siap Beri Pengamanan

Polda NTT Dukung Penuh Segala Kegiatan Keagamaan dan Siap Beri Pengamanan

Tim Puslitbang Polri Teliti Optimalisasi Almatsus Dalmas dan Peran Polri dalam Ketahanan Pangan di NTT

Tim Puslitbang Polri Teliti Optimalisasi Almatsus Dalmas dan Peran Polri dalam Ketahanan Pangan di NTT

Hari Pancasila di Polda NTT,  Irwasda Polda NTT Ingatkan Nilai Pancasila Harus Jadi Pedoman Anggota Polri

Hari Pancasila di Polda NTT, Irwasda Polda NTT Ingatkan Nilai Pancasila Harus Jadi Pedoman Anggota Polri

Otopsi Jenazah Korban Penembakan di Sumba Barat Daya Keluarkan Proyektil Peluru

Otopsi Jenazah Korban Penembakan di Sumba Barat Daya Keluarkan Proyektil Peluru

Propam Polda NTT Bersih-bersih Pantai Pasir Panjang

Propam Polda NTT Bersih-bersih Pantai Pasir Panjang

Komentar
Berita Terbaru