Selasa, 12 Mei 2026

Diusir Australia dan Kapal Dibakar, 11 WNA Cina dan WNI Asal Sulawesi Diamankan di Rote Ndao

Imanuel Lodja - Minggu, 04 Mei 2025 18:37 WIB
Diusir Australia dan Kapal Dibakar, 11 WNA Cina dan WNI Asal Sulawesi Diamankan di Rote Ndao
ist
Diusir Australia dan Kapal Dibakar, 11 WNA Cina dan WNI Asal Sulawesi Diamankan di Rote Ndao

Seluruh penumpang (6 WNA dan 5 WNI) ditahan kemudian dilakukan pemeriksaan oleh polisi Perbatasan Australi.

Baca Juga:

Kapal Sirisi-Pasra 007 kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar oleh polisi perbatasan perairan Australia.

Polisi perbatasan Australia kemudian memberikan satu kapal fiber tanpa identitas dan bendera untuk ditumpangi oleh ke-11 penumpang agar kembali ke Indonesia.

Kapal fiber pemberian polisi perbatasan Australia kemudian berlayar hingga tiba di pelabuhan Batutua, Kabupaten Rote Ndao pada Minggu pagi.

"11 penumpang ini menggunakan kapal fiber yang merupakan kapal pemberian polisi perbatasan Australia," ujar Kapolres Rote Ndao pada Minggu (4/5/2025) malam.

Selain memberikan kapal, polisi perbatasan Australia juga membekali mereka dengan makanan dan minuman serta bahan bakar minyak (BBM) yang hanya cukup untuk tiba di wilayah laut Indonesia.

Saat tiba di Rote Ndao, kapal gagal berlabuh di pelabuhan Batutua karena kondisi laut yang sangat ekstrim di Pelabuhan Batutua.

"Kami putuskan kapal diarahkan untuk berlabuh di pelabuhan Oebou setelah dilakukan pengisian BBM untuk tiba di pelabuhan Oebou," tambah Kapolres.

Begitu tiba di pelabuhan Oebou, Kecamatan Rote Barat Daya, 11 orang penumpang langsung dievakuasi ke Polres Rote Ndao.

"Kita juga amankan kapal yang merupakan barang bukti saat proses penyidikan nanti," tandas Kapolres.

Sejak Minggu malam, ke-11 penumpang berada di Mapolres Rote Ndao untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Rote Ndao.

"Dari enam orang WNA Cina, terdapat salah satu yang bisa berbahasa inggris sehingga menjadi translator bagi personel kami saat melakukan pengumpulan bahan dan keteramgan. Untuk lima orang WNI, semuanya bisa berbahasa indonesia," ujar Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Masuk Halaman Villa dengan Aktivitas Mencurigakan, Tiga Pria di Rote Ndao Kabur dan Tinggalkan Sejumlah Barang

Masuk Halaman Villa dengan Aktivitas Mencurigakan, Tiga Pria di Rote Ndao Kabur dan Tinggalkan Sejumlah Barang

Terjunkan Puluhan Personil, Polres Rote Ndao Amankan Narapidana Kabur dari Lapas

Terjunkan Puluhan Personil, Polres Rote Ndao Amankan Narapidana Kabur dari Lapas

Tabrak Dump Truk Yang Sedang Parkir, Pengendara Sepeda Motor di Rote Ndao Meninggal Dunia

Tabrak Dump Truk Yang Sedang Parkir, Pengendara Sepeda Motor di Rote Ndao Meninggal Dunia

Remaja Pria di Rote Ndao Tenggelam Saat Mandi di Pantai dan Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja Pria di Rote Ndao Tenggelam Saat Mandi di Pantai dan Ditemukan Meninggal Dunia

Polres Sabu Raijua Ungkap Praktik Pengobatan Alternatif dan Peredaran Obat Tanpa Izin

Polres Sabu Raijua Ungkap Praktik Pengobatan Alternatif dan Peredaran Obat Tanpa Izin

Bongkar Penimbunan BBM, Polres Rote Ndao Amankan 3,2 Ton BBM Solar dari Rumah Pengusaha

Bongkar Penimbunan BBM, Polres Rote Ndao Amankan 3,2 Ton BBM Solar dari Rumah Pengusaha

Komentar
Berita Terbaru