Konvoi di Jalan Usai Ujian Sekolah, Pelajar di Manggarai Barat Dihukum Bersihkan Material Pasir dan Batu Kerikil di Jalan Raya
digtara.com - Delapan orang pelajar salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Manggarai Barat, NTT diamankan polisi saat berkonvoi dengan sepeda motor di jalan raya pada akhir pekan lalu.
Baca Juga:
Selain seragam penuh dengan coretan cat semprot dan spidol, para pelajar ini juga mengendarai sepeda motor pretelan dengan knalpot brong.
Konvoi delapan pelajar SMK tersebut bukan untuk merayakan kelulusan, namun baru selesai melaksanakan ujian akhir sekolah (UAS).
Aksi ini disikapi tegas oleh Satuan Samapta Polres Manggarai Barat dengan membubarkan paksa konvoi yang meresahkan warga itu.
"Warga sekitar yang melihat aksi ini menjadi resah dan melaporkan ke petugas kepolisian yang sedang berpatroli di daerah itu," kata Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., Selasa (29/4/2025).
Polisi pun mengamankan enam unit sepeda motor, dua diantaranya tidak memenuhi standart dan berknalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek) atau brong.
"Ada delapan pelajar yang kami amankan saat berkonvoi. Mereka mengendarai motor tidak standar dan berknalpot racing. Konvoi pelajar memang kami larang," sebutnya.
Delapan pelajar ini diamankan saat berkonvoi di ruas Jalan Trans Labuan Bajo - Ruteng tepatnya di Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat.
Setelah didata oleh petugas, para pelajar nakal ini dihukum untuk membersihkan material pasir dan batu kerikil yang menutupi badan jalan di Perempat Waemata dan Pertigaan Pantai Pede, Labuan Bajo, Manggarai Barat.
"Sanksi ini biar ada efek jera bagi mereka. Setelah itu mereka kami pulangkan, untuk motornya biar dilengkapi dulu baru boleh dibawa pulang," ungkapnya.
Saat melakukan pembersihan jalan tersebut, para pelajar itu juga dibantu anggota Polres Manggarai Barat.
"Kegiatan ini secara tidak langsung memberikan edukasi kepada mereka tentang budaya gotong royong dan keselamatan berlalu lintas," jelas Kapolres.
Truk Muatan Semen di Manggarai Barat Jatuh ke Jurang, Satu Warga Meninggal Dunia dan Tiga Luka-luka
Kedubes Spanyol Minta Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat Diperpanjang
168 Personil Dikerahkan Cari Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kecelakaan Laut KM Putri Sakinah di Selat Padar-Manggarai Barat
Prihatin Dengan Bencana Kemanusiaan, Kapolres Manggarai Barat Himbau Warga Tidak Main Petasan dan Kembang Api