Selasa, 27 Januari 2026

Jatuh dan Terseret Banjir Sejauh Satu Kilometer, IRT Penjual Kelapa di Pasar Inpres Naikote Kupang Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Minggu, 30 Maret 2025 12:01 WIB
Jatuh dan Terseret Banjir Sejauh Satu Kilometer, IRT Penjual Kelapa di Pasar Inpres Naikote Kupang Meninggal Dunia
ist
Jatuh dan Terseret Banjir Sejauh Satu Kilometer, IRT Penjual Kelapa di Pasar Inpres Naikote Kupang Meninggal Dunia

digtara.com - Jublina Lado Koro(45), ibu rumah tangga yang sehari-hari berjualan kelapa di Pasar Inpres Naikoten I, Kota Kupang ditemukan tewas pada Sabtu (29/3/2025) petang.

Baca Juga:

Warga RT 36/RW 14, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang yang kost sementara di Kampung Sabu, kompleks Pasar Inpres Naikoten I ini jatuh tergelincir di deker/jembatan rusak di pasar Inpres Naikoten I.

Korban terseret arus sejauh satu kilometer. Jenazahnya ditemukan di Kali Makaraong, dekat jembatan Jalan Damai Asrama TNI Kuanino, RT 026/RW 006, Kelurahan Naikoten II, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Korban ditemukan oleh Rafael Tafui (19), pelajar SMA yang tinggal di sekitar asrama TNI Kuanino.

Rafael melihat korban dalam kali dalam kondisi sudah meninggal.

Korban ditemukan di bagian tengah kali dengan posisi badan dan kepala menghadap ke bawah.

Begitu menemukan korban, Rafael langsung meminta bantuan Faldo Mere (21) dan warga sekitar untuk membantu mengevakuasi lorban ke atas kali.

Suami korban mengakui kalau ia dan korban berjualan kelapa di pasar Inpres Naikoten sejak pukul 06.00 Wita.

Sekitar pukul 13.20 Wita, korban pamit pulang ke tempat kost untuk istirahat.

Sekitar pukul 15.00 Wita, salah satu anak laki-laki korban.Julio De Nova mendapat kabar dari pemilik kost kalau korban jatuh di lali di belakang pasar Inpres Naikoten di bekas jembatan (deker) rusak.

Julio langsung ke pasar memberitahukan ayahnya kalau korban jatuh di kali belakang Pasar Inpres Naikoten I.

Suami korban ke lokasi kejadian namun korban sudah tidak ada lagi di tempat.

Mereka melakukan pencarian bersama masyarakat di lokasi dan leluarga korban.

Pukul 16.00 Wita, lorban ditemukan di kali dekat Asrama Tentara Kuanino.

Korban diduga terbawa arus kali sepanjang kurang lebih dari satu kilometer.

Anggota Polsek Kota Raja dan warga masyarakat mengevakuasi korban ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Keluarga korban iklas menerima kematian korban akibat kecelakaan jatuh di sungai/kali.

Keluarga korban juga menolak dilakukan otopsi dan membuat surat penolakan otopsi.

Jenasah korban kemudian dibawa ke rumah Dominggus Terru Leo di dekat SMPN 12 Kelurahan Sikumana, Kota Kupang untuk disemayamkan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Diterjang Angin Puting Beliung, Bocah di Kupang Terhempas Bersama Puing-puing Rumah

Diterjang Angin Puting Beliung, Bocah di Kupang Terhempas Bersama Puing-puing Rumah

Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Cegah Banjir, Lurah Sri Padang Bersama Warga Gelar Gotong Royong di Lingkungan 5 Tebing Tinggi

Cegah Banjir, Lurah Sri Padang Bersama Warga Gelar Gotong Royong di Lingkungan 5 Tebing Tinggi

Komentar
Berita Terbaru