Selasa, 16 Desember 2025

Bayi Perempuan Ditemukan Warga di Kupang dalam Kardus Dekat Tempat Cuci Piring

Imanuel Lodja - Jumat, 28 Maret 2025 09:01 WIB
Bayi Perempuan Ditemukan Warga di Kupang dalam Kardus Dekat Tempat Cuci Piring
net
Ilustrasi.
digtara.com - Bayi berjenis kelamin perempuan dalam sebuah kardus bekas di dekat tempat cuci piring pada Kamis (27/3/2025) subuh.

Baca Juga:

Bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan. Dugaan ini diperkuat karena tali pusar bayi masih basah.

Bayi dalam kardus bekas ditemukan dalam kondisi terbungkus kain coklat dan plastik hitam di area tempat cuci piring sebuah rumah milik Eben Hangri Suan (50) di Dusun III, Desa Kiuoni, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, NTT.

Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo melalui Kapolsek Fatuleu, Iptu Maks Tameno membenarkan kejadian tersebut.

"Kejadiannya pada Kamis dini hari di Desa Kiuoni, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang," ujarnya pada Jumat (28/3/2025).

Informasi penemuan bayi ini disampaikan camat Fatuleu, Hendra Mooy ke pihak kepolisian.

Pemilik rumah, Eben Hangri Suan pertama kali mendengar tangisan bayi saat berada di dalam rumahnya sekitar pukul 04.30 wita.

Eben kemudian membangunkan istrinya, Eda Royani Orpa Sabloit (45). Awalnya mereka mengira suara itu berasal dari anak anjing.

Eben yang penasaran memeriksa ke luar rumah dan menemukan bayi perempuan itu terbungkus kain dan plastik di dalam kardus bekas.

Eben segera memberitahu ketua RT setempat, Yan Yohanes Suan (47), yang kemudian melaporkan kejadian ini kepada aparat desa dan Camat Fatuleu.

Bidan Desa Kiuoni ke lokasi sekitar pukul 05.00 Wita dan segera memberikan perawatan awal kepada bayi tersebut.

Kapolsek Fatuleu bersama anggota piket mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi dari warga sekitar.

Tim kesehatan dari Puskesmas Camplong kemudian membawa bayi tersebut ke RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Saat ditemukan, bayi dalam kondisi lemas dan mengalami kedinginan.

"Dugaan sementara, bayi tersebut baru saja dilahirkan karena tali pusarnya masih basah dan terdapat bekas darah yang masih segar," ujar Kapolsek.

Kapolsek Fatuleu beserta anggota masih menyelidiki untuk menemukan ibu dari bayi tersebut serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penelantaran ini.

Kapolsek Fatuleu mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kasus ini agar segera melapor kepada pihak berwajib.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Camat Kota Raja Pastikan Tidak Aniaya Staf Kelurahan, Justru Staf Kelurahan Yang Bertindak Kasar

Camat Kota Raja Pastikan Tidak Aniaya Staf Kelurahan, Justru Staf Kelurahan Yang Bertindak Kasar

Propam Polda NTT Gelar Gaktiblin, Tes Urine dan Periksa Senpi Anggota Polresta Kupang Kota

Propam Polda NTT Gelar Gaktiblin, Tes Urine dan Periksa Senpi Anggota Polresta Kupang Kota

Hujan Satu Jam, Mako Polsek Takari-Kupang Terendam Banjir dan Lumpur

Hujan Satu Jam, Mako Polsek Takari-Kupang Terendam Banjir dan Lumpur

Balap Liar di Kota Kupang 'Makan Korban', Polantas Ditabrak saat Tertibkan Balapan

Balap Liar di Kota Kupang 'Makan Korban', Polantas Ditabrak saat Tertibkan Balapan

Sempat Tolak Pengawalan Polisi, Jenazah Korban Pengeroyokan di Kalibata-Jakarta Dikawal Hingga ke Rumah Duka

Sempat Tolak Pengawalan Polisi, Jenazah Korban Pengeroyokan di Kalibata-Jakarta Dikawal Hingga ke Rumah Duka

Oknum Anggota Polri di Kupang-NTT Diadukan Cabuli Anak Tiri

Oknum Anggota Polri di Kupang-NTT Diadukan Cabuli Anak Tiri

Komentar
Berita Terbaru