Selasa, 17 Maret 2026

Bayi Perempuan Ditemukan Warga di Kupang dalam Kardus Dekat Tempat Cuci Piring

Imanuel Lodja - Jumat, 28 Maret 2025 09:01 WIB
Bayi Perempuan Ditemukan Warga di Kupang dalam Kardus Dekat Tempat Cuci Piring
net
Ilustrasi.
digtara.com - Bayi berjenis kelamin perempuan dalam sebuah kardus bekas di dekat tempat cuci piring pada Kamis (27/3/2025) subuh.

Baca Juga:

Bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan. Dugaan ini diperkuat karena tali pusar bayi masih basah.

Bayi dalam kardus bekas ditemukan dalam kondisi terbungkus kain coklat dan plastik hitam di area tempat cuci piring sebuah rumah milik Eben Hangri Suan (50) di Dusun III, Desa Kiuoni, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, NTT.

Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo melalui Kapolsek Fatuleu, Iptu Maks Tameno membenarkan kejadian tersebut.

"Kejadiannya pada Kamis dini hari di Desa Kiuoni, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang," ujarnya pada Jumat (28/3/2025).

Informasi penemuan bayi ini disampaikan camat Fatuleu, Hendra Mooy ke pihak kepolisian.

Pemilik rumah, Eben Hangri Suan pertama kali mendengar tangisan bayi saat berada di dalam rumahnya sekitar pukul 04.30 wita.

Eben kemudian membangunkan istrinya, Eda Royani Orpa Sabloit (45). Awalnya mereka mengira suara itu berasal dari anak anjing.

Eben yang penasaran memeriksa ke luar rumah dan menemukan bayi perempuan itu terbungkus kain dan plastik di dalam kardus bekas.

Eben segera memberitahu ketua RT setempat, Yan Yohanes Suan (47), yang kemudian melaporkan kejadian ini kepada aparat desa dan Camat Fatuleu.

Bidan Desa Kiuoni ke lokasi sekitar pukul 05.00 Wita dan segera memberikan perawatan awal kepada bayi tersebut.

Kapolsek Fatuleu bersama anggota piket mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi dari warga sekitar.

Tim kesehatan dari Puskesmas Camplong kemudian membawa bayi tersebut ke RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Saat ditemukan, bayi dalam kondisi lemas dan mengalami kedinginan.

"Dugaan sementara, bayi tersebut baru saja dilahirkan karena tali pusarnya masih basah dan terdapat bekas darah yang masih segar," ujar Kapolsek.

Kapolsek Fatuleu beserta anggota masih menyelidiki untuk menemukan ibu dari bayi tersebut serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penelantaran ini.

Kapolsek Fatuleu mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kasus ini agar segera melapor kepada pihak berwajib.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Terseret Arus Sungai, Warga Kota Kupang Ditemukan Meninggal di Amfoang Utara

Terseret Arus Sungai, Warga Kota Kupang Ditemukan Meninggal di Amfoang Utara

195 Personel Polda NTT Perkuat Pengamanan Hari Raya di Kota Kupang

195 Personel Polda NTT Perkuat Pengamanan Hari Raya di Kota Kupang

Banjir Meluap, Siswa di Amfoang Utara Harus Menunggu Air Surut Hingga Lapar

Banjir Meluap, Siswa di Amfoang Utara Harus Menunggu Air Surut Hingga Lapar

Eksploitasi Anak Dibawah Umur, Polisi Amankan Pelaku dan Dua Gadis Remaja

Eksploitasi Anak Dibawah Umur, Polisi Amankan Pelaku dan Dua Gadis Remaja

Jual Sepeda Motor Milik Mertua Untuk Senang-Senang, Residivis di Kota Kupang Diamankan Polisi Saat Nongkrong di Cafe

Jual Sepeda Motor Milik Mertua Untuk Senang-Senang, Residivis di Kota Kupang Diamankan Polisi Saat Nongkrong di Cafe

Pemulung di Kota Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Gubuknya

Pemulung di Kota Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Gubuknya

Komentar
Berita Terbaru