Dari Pedalaman Kabupaten TTS, Aipda Yeskiel Hadjo jadi 'Cahaya' Pendidikan, Pertanian dan Ekonomi bagi Warga
Selain bisa membaca dan menulis, ia pun bisa terlibat dalam pengolahan lahan pertanian. Hasil dari usahanya ini bisa dinikmati bersama keluarga. Diatas lahan 4 hektar tersebut, mereka menargetkan bisa memanen 10 ton jagung pada bulan April 2025 mendatang.
Baca Juga:
Yeskiel yang ditemui di lahan miliknya pada akhir pekan lalu masih memiliki mimpi untuk memiliki sumur bor sehingga bisa memanfaatkan lahan tidur di sekitar lahan miliknya bersama warga setempat.
"Saya berharap bisa mendapatkan bantuan sumur bor sehingga memudahkan kami mengolah lahan yang ada. Ini semula adalah lahan tidur dan hutan yang kami rintis untuk lahan pertanian," ujarnya.
Kapolres TTS, AKBP Sigit Harimbawan juga mengapresiasi inisiatif dan terobosan anggotanya. "Kita sangat apresiasi dan mendukung apa yang dilakukan anggota dalam memberdayakan masyarakat dibidang pendidikan, ekonomi dan pertanian," ujarnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (8/3/2025) lalu.
20 Rumah Anggota Polres Manggarai Rusak Akibat Gempa
Personil Terdampak Gempa Flores Dapat Bantuan Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari
Tim Dokkes Polda NTT Sisir Wilayah Terdampak Gempa Flores Beri Layanan Kesehatan
25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
Warga NTT Diminta Tidak Membakar Hutan Dan Lahan, Polisi Ingatkan Ancaman Pidana 15 Tahun Penjara