Banjir, 807 Jiwa di Binjai Terdampak
digtara.com - Banjir menerjang tiga lingkungan di satu kecamatan di Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut).
Baca Juga:
- Anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP Jonatan Tarigan Desak Plt Bupati Langkat Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak
- Imigrasi Sumut dan Kejati Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing serta Penegakan Hukum
- Masuk 8 Tokoh Pemuda DPRD Sumut Paling Dekat dengan Masyarakat, Jonatan Tarigan: Jabatan Adalah Amanah untuk Melayani Rakyat
Sebanyak 807 jiwa pun terdampak bencana banjir ini.
Melansir suara.com, Rabu (15/1/2025), banjir terjadi di Lingkungan III, Lingkungan V dan Lingkungan VI, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan.
Hal ini dijelaskan Kabid Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati.
"Banjir mengakibatkan 807 jiwa dari 169 kepala keluarga terdampak," kata Sri.
Dirinya mengatakan hujan deras yang terjadi pada Senin 13 Januari 2025 dini hari mengakibatkan debit air di tiga sungai mengalami peningkatan.
"Banjir diakibatkan Sungai Bangkatan, Bingai dan Mencirim mengalami peningkatan debit air," ujarnya.
Dirinya mengatakan berdasarkan laporan yang disampaikan tidak tidak ada korban jiwa serta jumlah pengungsi.
"Tidak ada korban jiwa, tidak ada pengungsi, tidak ada yang luka-luka," ucapnya.
Sampai saat ini pihaknya terus melakukan berbagai upaya dan penanganan terhadap bencana banjir itu.
"Saat ini di beberapa titik banjir mulai berangsur-surut, tim masih siaga di lokasi," katanya.
Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama
digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto,
grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
Anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP Jonatan Tarigan Desak Plt Bupati Langkat Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak
Imigrasi Sumut dan Kejati Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing serta Penegakan Hukum
Masuk 8 Tokoh Pemuda DPRD Sumut Paling Dekat dengan Masyarakat, Jonatan Tarigan: Jabatan Adalah Amanah untuk Melayani Rakyat
Kapolres Binjai dan Kasat Reskrim Resmi Dilaporkan ke Propam Mabes Polri: Diduga Banyak Penganan Kasus yang Janggal
Ditpolairud Bantu Antar Jenazah Warga Kurang Mampu Hingga Ke Kabupaten TTS