Serdang Bedagai Diterjang Banjir, 429 Rumah Terendam
Baca Juga:
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir disebabkan oleh luapan Sungai Sibarau dan jebolnya tanggul di dua titik sepanjang 30 meter dan 50 meter.
"Air kiriman dari wilayah hulu di Simalungun turut memperparah situasi," kata Muhari dalam keterangannya, Rabu (8/1/2025).
Berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Serdang Bedagai, sebanyak 429 kepala keluarga terdampak, dengan total 429 rumah terendam dan satu rumah dilaporkan rusak berat.
Desa yang terkena dampak adalah Desa Bukit Cermin Hilir, Desa Martebing, Desa Bantan, dan Desa Aras Panjang. Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa dan pengungsian.
BPBD Kabupaten Sergai terus memantau kondisi di lapangan dan memberikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.
"Koordinasi dengan perangkat desa, camat, dan dinas terkait juga dilakukan untuk mendukung proses penanganan dan pemulihan," ujarnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Lalu menjauhi area berisiko seperti tanggul dan tepi sungai ketika hujan dengan intensitas tinggi sudah berlangsung dalam durasi lama.
"Serta mempersiapkan perlengkapan darurat seperti dokumen penting, makanan, dan air minum," katanya.
6 Kabupaten/Kota di Sumut Dilanda Banjir, Langkat Paling Terdampak
Dana Hibah Rumah Ibadah Sumut Rp67,5 Miliar, Baru Terealisasi 34,11 Persen
Asap Karhutla Selimuti 14 Kabupaten di Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Imigrasi Sumut Perkuat Reformasi Birokrasi, Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik
521 Desa di Sumut Masuk Kategori Sangat Tertinggal, Pemprov Siapkan Program Rp50 Miliar