Senin, 13 April 2026

Satu Lagi Warga Sabu Raijua yang Hilang Usai Memancing Ditemukan

Imanuel Lodja - Senin, 30 Desember 2024 09:30 WIB
Satu Lagi Warga Sabu Raijua yang Hilang Usai Memancing Ditemukan
istimewa
Satu Lagi Warga Sabu Raijua yang Hilang Usai Memancing Ditemukan

digtara.com - Alan Arib ngewi Leo (24), warga yang hilang diterjang ombak saat memancing dengan rekannya akhir pekan lalu akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga:

Warga Dusun V, Desa Kolorae, Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, NTT ini ditemukan pada Sabtu (28/12/2024) malam sekitar pukul 22.20 Wita di Kolouju (Mercusuar atau pantai santigi) di RT 008/ RW 004, Desa Kolorae, Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua.

"Telah ditemukan mayat Alan Arib Ngewi Leo yang tenggelam dan terendam di air laut setelah dihantam ombak," ujar Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis saat dikonfirmasi pada Minggu (29/12/2024) malam.

Korban Alan ditemukan di dasar laut oleh dua orang nelayan yang turun menyelam untuk mencari korban.

"Korban ditemukan di dasar laut yang posisi korban kedua kaki terikat oleh tali senar yang dipakai korban untuk memancing," tambah Kapolres.

Kedua nelayan asal Raijua, Kabupaten Sabu Raijua langsung melakukan upaya untuk membawa korban naik ke atas permukaan .

Sekitar pukul 09.00 wita, korban Alan berhasil dievakuasi oleh kedua nelayan yang turun menyelam. Alan langsung dibawa ke ke permukaan menggunakan gabus (pelampung) yang diikat pada tubuh korban dan selanjutnya dibawa ke pinggir pantai.

Jenazah Alan kemudian dibawa dengan mobil avanza ke rumah korban untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak Puskesmas Ledeunu.

Pemeriksaan dilakukan oleh dr. Shandy S.S. Bethan. Dalam pemeriksaan ini ditemukan beberapa luka lecet maupun luka robek di seluruh tubuh.

Luka lecet dan luka robek tersebut diakui dokter sesuai dengan perlukaan akibat persentuhan dengan benda tumpul.

Tidak ditemukan tanda – tanda patah tulang tengkorak. ditemukan tanda – tanda asfiksia berupa pucat pada daerah selaput mata, bibir, kuku tangan, dan kaki.

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta menolak untuk dilakukan otopsi. Untuk menguatkan penolakan tersebut, keluarga korban membuat surat pernyataan.

Sebelumnya, warga sudah terlebih dahulu menemukan jenazah Aprianus Putra Kanni Kinya yang juga Kepala Urusan (Kaur) Desa Kololae, Kabupaten Sabu Raijua.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ibu Dan Anak di Kabupaten Sikka Hilang, Keluarga Lapor ke Polisi

Ibu Dan Anak di Kabupaten Sikka Hilang, Keluarga Lapor ke Polisi

Ribuan Liter Miras Diamankan Polres Kupang di Pelabuhan Feri Bolok

Ribuan Liter Miras Diamankan Polres Kupang di Pelabuhan Feri Bolok

Salah Paham, Pemuda di Sabu Barat Tikam Rekan Hingga Tewas

Salah Paham, Pemuda di Sabu Barat Tikam Rekan Hingga Tewas

Korban Meninggal di Sabu Barat Positif Terkena Virus Leptospirosis, Pemkab Sabu Raijua Buat Langkah Penanganan Lanjutan

Korban Meninggal di Sabu Barat Positif Terkena Virus Leptospirosis, Pemkab Sabu Raijua Buat Langkah Penanganan Lanjutan

Sejumlah Gudang Dan Rumah Di Sabu Barat Rusak Diterjang Hujan Dan Angin Puting Beliung

Sejumlah Gudang Dan Rumah Di Sabu Barat Rusak Diterjang Hujan Dan Angin Puting Beliung

Polsek Sabu Barat Inisiasi Kerja Bakti Pembersihan Rumah Warga Korban Virus Leptospirosis

Polsek Sabu Barat Inisiasi Kerja Bakti Pembersihan Rumah Warga Korban Virus Leptospirosis

Komentar
Berita Terbaru