Kamis, 10 September 2026

Periksa Penanggungjawab dan Rekan Korban, Polisi Bakal Minta Keterangan dari Pemilik Rumah Terkait Buruh Tersengat Listrik

Imanuel Lodja - Rabu, 18 Desember 2024 13:51 WIB
Periksa Penanggungjawab dan Rekan Korban, Polisi Bakal Minta Keterangan dari Pemilik Rumah Terkait Buruh Tersengat Listrik
istimewa
Periksa Penanggungjawab dan Rekan Korban, Polisi Bakal Minta Keterangan dari Pemilik Rumah Terkait Buruh Tersengat Listrik

digtara.com - Penyidik Polsek Kota Lama memeriksa sejumlah pihak terkait dengan kejadian buruh tersengat arus listrik.

Baca Juga:

Polisi juga bakal meminta keterangan dari pemilik rumah yang merupakan lokasi kejadian.

Kapolsek Kota Lama, AKP Jemmy O. Noke saat dikonfirmasi pada Rabu (18/12/2024) mengakui kalau pihaknya sudah memeriksa penanggungjawab dan beberapa reka korban.

"(Pemeriksaan) baru (pada) penanggung jawab dan teman-teman korban," ujar Kapolsek Kota Lama.

Ia tidak menutup kemungkinan akan memanggil Marcel Fanggidae selaku pemilik bangunan yang dikerjakan korban saat tersengat arus listrik.

Polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti. Polisi juga sudah meminta keterangan awal dari korban pasca kejadian tersebut.

Korban Yulius Benu Tefamnasi alias Lius (19) sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan. ia sempat mendapat tindakan darurat di ruang IGD RSUD SK Lerik Kota Kupang.

Korban sempat pingsan dan hidung mengeluarkan darah. Kaki kanan korban juga mengalami luka karena terkena ujung besi yang terkena arus listrik tegangan tinggi.

Lius, buruh bangunan asal Desa Boti, Kecamatan KiE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang sedang mengerjakan pembangunan rumah milik Marcel Fanggidae tersengat arus listrik tegangan tinggi pada Selasa (17/12/2024) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 wita ini terjadi di lantai II bagian belakang rumah Marcel Fanggidae di Jalan RA Kartini, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Korban yang selama ini tinggal di Kost Fatutuan, RT 45 Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dan belasan pekerja pria sedang menyelesaikan pekerjaan di bagian belakang rumah.

Mereka membersihkan sisa material bangunan dari bagian lantai II hingga bagian tembok belakang rumah tersebut.

Joko (28), salah satu rekan korban mengaku kalau ia dan korban sedang mengangkut besi sisa pembangunan rumah tersebut.

"Saya di bawah di belakang tembok mengambil sisa besi dan korban yang ada di bagian atas menerima besi sisa untuk dikumpulkan," ujar Joko saat ditemui di lokasi kejadian pada Selasa siang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat

Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Dua Tahun Buron, Tiga DPO Kasus Penyerangan dan Pembunuhan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Dua Tahun Buron, Tiga DPO Kasus Penyerangan dan Pembunuhan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia

Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia

Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang

Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang

Komentar
Berita Terbaru