Jalan Lintas di Tikungan Tirtanadi Masih Ditutup, Inilah Jalur Alternatif Medan-Berastagi atau Berastagi-Medan, Lewat Langkat Atau Simalungun
digtara.com - Jalur Medan-Berastagi hingga kini masih ditutup untuk umum hingga waktu yang belum ditentukan.
Baca Juga:
Penutupan ini terkait peristiwa longsor yang terjadi di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang pada Rabu (26/11/2024) malam.
Titik terparah longsor terjadi di tikungan Tirtanadi Desa Sembahe, Deliserdang yang menyebabkan korban jiwa.
Petugas gabungan TNI, Polri, BPBD dan masyarakat setempat masih berusaha membersihkan material longsor yang menutupi jalan.
Selain itu, pencarian korban yang hilang akibat peristiwa ini masih terus dilakukan.
Hingga Jumat kemarin, total sudah 9 jenazah korban berhasil dievakuasi dan diidentifikasi.
Bagi masyarakat yang memiliki keperluan untuk ke Kota Medan atau menuju Berastagi bisa mengambil beberapa jalur alternatif.
Jalur alternatif utama adalah melintasi wilayah Kabupaten Langkat hingga menuju ke Kota Medan.
1. Pengendara dari arah Kabupaten Dairi, Kabupaten Simalungun, dan lainnya yang akan menuju ke Kota Medan dari arah Tugu Kol Berastagi, bisa langsung mengambil jalur ke Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat.
2. Selanjutnya, pengendara langsung berbelok arah ke kiri menuju ke Kecamatan Namanteran.
3. Dari Kecamatan Namanteran selanjutnya pengendara bisa lurus menuju ke Desa Kuta Rayat hingga menuju ke perbatasan Kabupaten Karo dan Kabupaten Langkat tepatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Dari jalur ini, pengendara nantinya akan tembus ke Kabupaten Langkat dan keluar di Kota Binjai.
Aksi Unjuk Rasa BEM UMN Al-Washliyah di Kanwil BRI Medan Diwarnai Keributan dengan Satpam
Kunjungi Toko Merchandise PSMS Medan, Gubernur Bobby Dorong Peningkatan Pemasukan Klub
Direksi PUD Pasar Medan Tinjau Pasar Simalingkar dan Pasar Sentosa Baru, Fokus Penataan dan Kebersihan
Diduga Wizzmie dan Banyak Gedung di Medan Tanpa PBG, Johan Merdeka Minta Wali Kota Copot Kasatpol PP dan Kadis Perkimcitaru
Anak Perempuan Masih SD Diduga Nekat Bunuh Ibu Kandung di Medan, Begini Kronologi dan Motif Awalnya