Kapolres Kupang Copot Brevet Anggota yang Tidak Sesuai Keahlian
Baca Juga:
- Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum
- Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat
- Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang
Langkah ini diambil usai menggelar apel pagi di lapangan apel Polres Kupang, hari Senin (4/11/2024) pagi.
Dalam apel tersebut, Kapolres menginstruksikan personil Paminal dan Provost untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pakaian dinas anggota.
"Kami harus memastikan bahwa setiap personil mengenakan brevet yang mencerminkan keahlian dan kompetensi mereka. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga profesionalisme di lingkungan Polri," ungkap Kapolres Kupang.
Kapolres menjelaskan bahwa selama pemeriksaan, brevet yang ditemukan tidak sesuai dengan keahlian personil akan segera dicopot dengan cara digunting menggunakan silet.
Tindakan ini diharapkan dapat menegakkan disiplin serta meningkatkan kesadaran anggota mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan.
"Brevet bukan sekadar simbol, tetapi merupakan pengakuan atas keahlian yang dimiliki. Kami ingin agar semua anggota Polres Kupang benar-benar mencerminkan kompetensi yang telah mereka capai," tambahnya.
Dengan tindakan ini, Kapolres Kupang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar profesionalisme dan integritas di jajaran kepolisian khususnya Polres Kupang dan jajarannya.
Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum
Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat
Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang
Terlibat Kasus Pidana di Polda Metro Jaya, Mobil Timor Leste Diamankan Resmob Polda NTT di Kota Kupang
Residivis Pelaku Penikaman di Kupang Diamankan Resmob Polda NTT, Polsek Maulafa Gelar Perkara