Aksi Heroik Anggota Polres Sikka Selamatkan Bocah Delapan Tahun Saat Tenggelam
digtara.com - Dua anggota Polres Sikka melakukan aksi heroik menyelamatkan bocah usia delapan tahun yang tenggelam di Pantai Lokaria, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka pada Kamis (31/10/2024).
Baca Juga:
- Tindakan Tegas dan Terukur Aparat Pada Residivis Berbuntut Pada Aksi Warga Datangi Polres Sumba Barat
- Songsong HUT Polantas Ke-71, Direktur Lalu Lintas Polda NTT dan Jajaran Anjangsana Ke Purnawirawan dan Anggota Sakit
- Satlantas Polres Sumba Barat Daya Anjangsana ke Kediaman Mantan Kasat Lantas Pertama
Bripka Ahmad Rifai dan Bripka Kurd Anyelus Say, dua anggota Satuan Intelkam Polres Sikka pada Kamis petang sekitar pukul 14.30 wita sedang berada di sekitar pantai Lokaria.
Keduanya sedang menghadiri acara makan bersama menghadiri acara ulang tahun rekan mereka di kedai Rindu Lokaria, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka.
Saat asyik menikmati makanan, mereka mendengar teriakan minta tolong dari pantai. Beberapa anak-anak yang ada di sekitar Pantai Lokaria berteriak minta tolong dan mengabarkan kalau teman mereka hilang terbawa arus ke tengah laut.
Dari kejauhan, sejumlah pengunjung rumah makan di pantai Lokaria sempat melihat korban Angelo Andriano (8) terseret air ke tengah laut dan tenggelam serta menghilang.
Korban Angelo yang juga pelajar sekolah dasar di SDK Habi, Kabupaten Sikka rupanya saat itu sedang mandi bersama sejumlah rekannya yang tinggal di sekitar desa Langir, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka.
Melihat hal tersebut, Bripka Ahmad Rifai langsung meloncat ke laut. Jarak dan tinggi kafe ke air laut sekitar tiga meter.
Bripka Ahmad Rifai dan sejumlah pengunjung rumah makan di sekitar lokasi tersebut langsung menuju ke posisi korban hilang dan tenggelam.
Saat tiba di posisi korban hilang, arus kuat sehingga korban tidak ditemukan dan dalam keadaan tenggelam. Mereka melakukan pencarian di sekitar lokasi tersebut.
Selang lima menit kemudian, korban dihantam arus sehingga tubuh korban mengapung. Korban pun langsung diselamatkan. dan dievakuasi ke bebatuan tanggul.
Saat proses evakuasi tersebut, korban dalam keadaan kaku dan tidak bernafas sehingga Bripka Ahmad Rifai pun melakukan tindakan dengan memberikan nafas buatan dan tindakan pompa jantung.
Tindakan Tegas dan Terukur Aparat Pada Residivis Berbuntut Pada Aksi Warga Datangi Polres Sumba Barat
Songsong HUT Polantas Ke-71, Direktur Lalu Lintas Polda NTT dan Jajaran Anjangsana Ke Purnawirawan dan Anggota Sakit
Satlantas Polres Sumba Barat Daya Anjangsana ke Kediaman Mantan Kasat Lantas Pertama
Dua Siswi Sekolah Dasar di Kabupaten TTU Tenggelam dan Meninggal Dalam Bak Penampung
Hutan Kateri di Malaka Terbakar, Polres Malaka Terjun Padamkan Titik Api