Jasad Bayi di Sabu Raijua Ditemukan Tidak Utuh
Hasil pemeriksaan luar, diperkirakan jasad bayi berumur 6-7 bulan. "Diperkirakan (bayi) lahir prematur," ujar Kapolres.
Baca Juga:
Jasad bayi diperkirakan meninggal sekitar 8 jam atau lebih sejak saat diketemukan.
Bidan Pustu Loborui juga menyebutkan bahwa di sekitar RT 09/RW 05 Desa Loborui tidak ada yang melaporkan kehamilan ke aparat Desa Loborui maupun kepada Bidan yang bertugas di Pustu Loborui.
Polisi yang melakukan olah TKP menemukan lubang bekas galian di belakang rumah HH.
Lubang tersebut sedalam kurang lebih 30 centimeter dengan jarak dari rumah sekitar 7 meter, yang diduga sebagai tempat dikuburkannya jenasah bayi tersebut.
"Jasad bayi ditemukan sekitar 125 meter dari titik galian," tambah Kapolres
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sebilah pisau bergagang kayu yang diduga digunakan pelaku untuk memotong tali pusat bayi setelah melahirkan.
Jasad bayi kemudian diamankan di ruang jenazah RSUD Menia, Kabupaten Sabu Raijua untuk dilakukan otopsi oleh tim dokter forensik dari Biddokes Polda NTT.
Karo SDM Dan Dirbinmas Polda NTT Anjangsana Ke Purnawirawan Polri
Lagi, Ditreskrimum Polda NTT Tuntaskan Berkas Empat Tersangka Tambahan Kematian Lucky Sanu Dan Delfi Foes
Gara-gara Cucu, Ayah di Kupang Polisikan Anak Kandung
Dua Remaja Terduga Pelaku Pelemparan di Hutan Camplong Hingga Pengemudi Pick Up Tewas Diamankan Polisi
Rote Ndao Punya Kampung Bebas Narkoba