Siswa SDN Nefosaka Kupang Belajar Mengenal Satwa Dan Tanaman di KHDTK Oelsonbai
digtara.com -Puluhan siswa dari SDN Nefosaka Kota Kupang mengunjungi Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Fatukoa di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Baca Juga:
- Guru Honorer Pelaku Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik di Kota Kupang Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT
- Remaja Usia 12 Tahun di Maulafa-Kupang Terlibat Pencurian, Polisi Upayakan Penyelesaian Secara Damai
- Tim Jatanras Polresta Kupang Kota Buru Pelaku Persetubuhan Anak Hingga Ke Mauponggo-Nagekeo
Mereka mengikuti kegiatan konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) mengajar dan Bestari Rimba KHDTK di lokasi KHDTK Oelsonbai, Kota Kupang.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan secara langsung berbagai jenis satwa dan pohon kepada anak-anak sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa dibagi dalam tiga kelompok dan diajak berkeliling kawasan hutan untuk melihat dan belajar mengenai satwa yang ada di KHDTK Oelsonbai.
Beberapa satwa yang menjadi perhatian utama anak-anak adalah rusa timor, kura-kura Rote leher ular yang merupakan satwa endemik, ular, serta burung Nuri Bayan Sumba dan Nuri Tanimbar.
Baca Juga:Siswa juga diajak ke kawasan hutan mengenali berbagai jenis pohon yang ada dan mendapatkan penjelasan mengenai manfaat dan cara merawat masing-masing tanaman.
Melalui penjelasan para pendamping, anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga kelestarian satwa dan lingkungan hidup.
Suasana penuh keceriaan terlihat sepanjang kegiatan. Anak-anak tampak antusias ketika menyaksikan langsung satwa-satwa yang selama ini hanya mereka kenal melalui gambar atau cerita.
Guru pendamping menyampaikan bahwa pengalaman ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan kepedulian terhadap satwa sejak dini.
Kunjungan ke KHDTK Oelsonbai ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang berharga bagi anak-anak SDN Nefosaka.
Kegiatan liburan pun diisi dengan mengajak para siswa untuk mengikuti kegiatan KSDAE mengajar dan bestari rimba kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK) Oelsonbai, Kota Kupang.
"Kebetulan pihak KHDTK merespon dengan baik. Siswa dijemput dan diantar pulang dan diberikan berbagai pemahaman yang ilmu itu tidak diajarkan di sekolah," ujarnya.
Ia bersyukur dengan kegiatan ini sehingga ada tambahan wawasan bagi para siswa terkait alam dan lingkungan.
Baca Juga:
Guru Honorer Pelaku Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik di Kota Kupang Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT
Remaja Usia 12 Tahun di Maulafa-Kupang Terlibat Pencurian, Polisi Upayakan Penyelesaian Secara Damai
Tim Jatanras Polresta Kupang Kota Buru Pelaku Persetubuhan Anak Hingga Ke Mauponggo-Nagekeo
Kamera CCTV Dirusak, Pencuri Bobol Gerai Indomaret di Kupang Tengah
Potong Pohon Lontar, Petani di Lembata-NTT Malah Tewas Tertimpa Pohon Kelapa