Siswa SDN Nefosaka Kupang Belajar Mengenal Satwa Dan Tanaman di KHDTK Oelsonbai
Baca Juga:
Di KHDTK sendiri ada belasan rusa Timor, kura-kura leher ular rote, burung nuri dan ular yang diperkenalkan kepada siswa termasuk cara merawat satwa tersebut.
Pihak BBKSDA diwakili Joko Waluyo berharap siswa dapat belajar mengenal hutan, fungsi dan isi hutan.
"Kami memberikan pemahaman soal konservasi. Siswa akan coba untuk belajar di alam untuk merasakan suasana hutan" tandasnya.
Sementara Kepala Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Wilayah VII, Dr Muhammad Arief Muhamadi saat membuka kegiatan ini menyampaikan kawasan hutan di lokasi tersebut diperuntukkan bagi kegiatan pendidikan dan pelatihan.
Baca Juga:Lokasi ini bukan hanya ada di Fatukoa, tetapi juga ada di Airnona-Kota Kupang, Camplong-Kabupaten Kupang dan Bu'at-Kabupaten TTS.
Dalam kegiatan KSDAE mengajar dan Bestari Rimba Ceria ini, siswa diajak belajar dengan rimbawan dengan kondisi yang menyenangkan.
Ia pun berharap apabila sekolah ada muatan pelajaran soal alam maka bisa sama-sama menyusun program belajar dengan alam dan berpetualang.
Siswa yang mengikuti kegiatan nampak antusias saat mendapatkan penjelasan dari pendamping. Mereka juga banyak bertanya dan mencatat berbagai hal baru yang ditemukan saat kunjungan tersebut.
Diakhir kegiatan dilakukan kuis dengan pertanyaan seputar materi yang disampaikan pendamping ketika berkeliling di kawasan tersebut. Siswa yang menjawab dengan benar diberikan souvenir berupa tumbler untuk wadah mengisi air minum.
Satu Penumpang Meninggal Saat Minibus Masuk Jurang di Golewa Selatan-Ngada
Kawasan Hutan Besipae-TTS Terbakar, Polisi Dan Warga Padamkan Api
Guru Honorer Pelaku Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik di Kota Kupang Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT
Remaja Usia 12 Tahun di Maulafa-Kupang Terlibat Pencurian, Polisi Upayakan Penyelesaian Secara Damai
Tim Jatanras Polresta Kupang Kota Buru Pelaku Persetubuhan Anak Hingga Ke Mauponggo-Nagekeo