Minggu, 31 Agustus 2025

Akui Anggotanya Terlibat Penganiayaan, POMAL Amankan Tiga Anggota TNI AL

Imanuel Lodja - Senin, 26 Agustus 2024 09:35 WIB
Akui Anggotanya Terlibat Penganiayaan, POMAL Amankan Tiga Anggota TNI AL
istimewa
Akui Anggotanya Terlibat Penganiayaan, POMAL Amankan Tiga Anggota TNI AL

Danpomal mengaku hingga saat ini motif keterlibatan oknum anggota TNI Angkatan Laut belum diketahui.

Baca Juga:

Namun hingga saat ini proses pemeriksaan terus dilakukan dan menunggu hasil otopsi.

"Motifnya nanti akan kita ketahui karena masih dalam tahap periksakan. Kita masih menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit untuk mengetahui penyebab kematian korban," tegasnya.

Untuk kasus tersebut, Danpomal TNI Angkatan Laut Letkol Laut (PM) Catur Dono Wibowo mengimbau kepada keluarga maupun masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan kejadian tersebut.

"Kami himbau kepada seluruh masyarakat dengan kejadian tersebut supaya tidak terprovokasi, dan percayakan kepada aparat penegak hukum," tandasnya.

Kasus ini ditangani polisi sesuai laporan kasus nomor LP/B/127/VIII/2024/Polsek Alak, tanggal 23 Agustus 2024.

Penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Maksen Loinati, buruh harian lepas di area Pelabuhan Tenau Kupang ada Jumat (23/8/2024) siang melibatkan oknum anggota TNI AL dan pegawai Pelindo Kupang.

Maksen sendiri merupakan calon penumpang KM Tidar yang dianiaya di pos security terminal Helong, Pelabuhan Tenau Kupang.

Maksen awalnya diamankan Kopda U dan Kopda S (anggota TNI AL BKO Pelindo) saat cek in kapal Tidar di terminal Helong atas permintaan Prada MS, anggota Lantamal VII Kupang.

Kopda U meminta Prada MS membawa korban dengan istri korban (Sofia Banamtuan) pulang ke rumah.

Di pos security, korban diduga dianiaya oleh Sertu J yang merupakan anggota TNI AL BKO Pelni serta Serka A yang merupakan purnawirawan TNI AD.

Korban juga diduga dianiaya dua pegawai Pelindo masing-masing D dan J yang merupakan security Pelindo Kupang.

Korban dianiaya secara bersama-sama dan dipukuli pada rusuk dan perut serta wajah oleh empat oknum tersebut.

Pratu Ad yang juga ada di sekitar lokasi membawa korban ke sudut ruangan pos security dekat kamar mandi.

Namun saat itu kedua tangan korban diborgol.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PMKRI Cabang Medan Mengecam Brutalitas Aparat: Demokrasi Digilas dengan Ban Kekuasaan

PMKRI Cabang Medan Mengecam Brutalitas Aparat: Demokrasi Digilas dengan Ban Kekuasaan

Tome da Costa Dijerat Pasal Tipiring, Octo La'a Terancam Dua Tahun Penjara

Tome da Costa Dijerat Pasal Tipiring, Octo La'a Terancam Dua Tahun Penjara

Grup PMR SMP Negeri 15 Semarang Raih Juara Pertama Lomba Smart Health Challengges PMI Kota Semarang 2025, Simak Daftar Lengkapnya Para Pemenang

Grup PMR SMP Negeri 15 Semarang Raih Juara Pertama Lomba Smart Health Challengges PMI Kota Semarang 2025, Simak Daftar Lengkapnya Para Pemenang

280 Siswa Ikuti Smart Health Challengges PMI Kota Semarang, Sebagai Media Pembelajaran dan Penguatan Nilai-nilai Kemanusiaan Melalui Gaya Hidup Sehat

280 Siswa Ikuti Smart Health Challengges PMI Kota Semarang, Sebagai Media Pembelajaran dan Penguatan Nilai-nilai Kemanusiaan Melalui Gaya Hidup Sehat

PB IKA PMII Dukung Penuh Perubahan Status Kelembagaan BP Haji Menjadi Kementerin Haji dan Umroh

PB IKA PMII Dukung Penuh Perubahan Status Kelembagaan BP Haji Menjadi Kementerin Haji dan Umroh

Polisi Damaikan Kasus Ibu Rumah Tangga di Belu Aniaya Menantu

Polisi Damaikan Kasus Ibu Rumah Tangga di Belu Aniaya Menantu

Komentar
Berita Terbaru