Lansia di Maumere-Sikka Ditemukan Tewas dalam Ruko
digtara.com - Erni Trio (85), warga Jalan. Don Juan, RT 01/RW 04, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT ditemukan tewas dalam rumah toko (Ruko) Indomesin Maumere, Sabtu (3/8/2024) malam sekitar pukul 21.00 wita.
Baca Juga:
Ruko tersebut merupakan milik Johnny Tan (52) yang juga anak dari korban. Saat kejadian, Johnny Tan sedang berada di Surabaya, Jawa Timur.
Korban ditemukan sudah membusuk, mengeluarkan bau menyengat dan sudah berulat.
Korban pertama kali ditemukan oleh cucunya, Amelia (22), yang juga warga Jalan Don Juan, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Sabtu petang, Amelia ke Ruko milik orang tuanya untuk mengecek Ruko tersebut karena orang tua Amelia sedang tidak berada di tempat.
Setelah berada ada di dalam Ruko tersebut, Amelia mencium bau menyengat sehingga ia langsung menuju ke kamar korban karena selama ini korban mengalami sakit hipertensi dan diabetes.
Korban sudah 1 minggu terakhir tinggal sendiri di dalam Ruko tersebut.
Amelia sendiri beberapa hari belakangan sedang sedang berada di Larantuka, Kabupaten Flores Timur dan kedua orang tuanya sedang berada di Surabaya, Jawa Timur.
Begitu masuk ke kamar korban, Amelia kaget karena melihat korban sudah dalam keadaan tidur terbaring kaku dengan badan sudah membusuk, mengeluarkan bau menyengat dan sudah berulat.
Amelia kemudian mencoba menghubungi ambulance namun tidak dapat dihubungi.
Ia pun langsung pergi ke RSUD Tc. Hillers Maumere untuk melaporkan kejadian tersebut.
Amelia kemudian diarahkan oleh petugas RSUD Tc. Hillers Maumere untuk menemui petugas ambulance RSUD Tc. Hillers Maumere.
Petrus Moat Hoban, petugas jenazah dan Emanuel Notalis Paon, sopir mobil ambulance datang ke lokasi untuk mengecek kondisi korban.
Mereka ke lokasi untuk mengecek korban tetapi pintu kamar dalam keadaan tertutup dan lampu kamar dalam keadaan padam (tidak menyala) sehingga Petrus dan Emanuel menggunakan senter untuk melihat kondisi korban dan posisi korban.
Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia tertidur di atas kasur dengan aroma yang sudah menyengat.
Mereka kemudian mengambil kantong jenazah di rumah sakit dan kembali ke lokasi kejadian mengevakuasi korban.
Mereka kemudian menghubungi anggota Satuan Reskrim Polres Sikka untuk melaporkan kejadian tersebut.
Petugas piket SPKT Polres Sikka dan Piket SPKT Polsek Alok tiba di lokasi kejadian diikuti tim identifikasi Polres Sikka.
Tim inafis Polres Sikka melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban ke ruang jenazah RSUD Tc. Hillers Maumere menggunakan mobil ambulance RSUD Tc. Hillers Maumere.
Dokter jaga di RSUD Tc. Hillers Maumere, Kabupaten Sikka kemudian melakukan pemeriksaan visum luar.
Dari hasil pemeriksaan visum luar oleh dokter jaga RSUD Tc. Hillers Maumere, dr. Muhammad Ilham tidak dapat dipastikan penyebab kematian korban karena kondisi tubuh korban sudah dalam membusuk dan membengkak.
Dokter memperkirakan kalau korban sudah meninggal lebih dari 3 hari sebelum ditemukan.
Amelia pun menjelaskan kalau jenazah korban langsung diterbangkan ke Surabaya Jawa Timur untuk proses pemakaman.
Amelia juga membuat laporan polisi dan dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Sikka terkait kematian korban.
Humas Polres Sikka, AKP Susanto saat dikonfirmasi, Minggu (4/8/2024) mengakui kalau korban meninggal wajar dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Korban mungkin sudah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan sehingga kondisi tubuh korban sudah membusuk," ujarnya.
Cuaca Kurang Bersahabat, Nelayan di Sikka Diminta Utamakan Keselamatan
Pengangkutan Puluhan Ekor Satwa Liar Digagalkan di Pelabuhan Maumere-Kabupaten Sikka
Kebakaran di Sikka Hanguskan Sejumlah Tempat Usaha Milik Warga
Dihantam Hujan Lebat, Tanggul Pengaman Sekolah di Sikka-NTT Longsor
Pedagang Ditertibkan, Aktivitas Pasar Wuring Dihentikan dan Beralih ke Pasar Alok