Siswi Pelaku Buang Bayi di Flores Timur Dirawat Intensif di Rumah Sakit

digtara.com - TAHB (17), siswi SMA yang juga pelaku buang bayi di Kabupaten Flores Timur ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga:
- Siswi SMP di Kupang Diduga Diperkosa dan Disekap di Asrama Mahasiswa, Pelaku Mahasiswa Diamankan Polisi
- Grup PMR SMP Negeri 15 Semarang Raih Juara Pertama Lomba Smart Health Challengges PMI Kota Semarang 2025, Simak Daftar Lengkapnya Para Pemenang
- 280 Siswa Ikuti Smart Health Challengges PMI Kota Semarang, Sebagai Media Pembelajaran dan Penguatan Nilai-nilai Kemanusiaan Melalui Gaya Hidup Sehat
Warga Desa Lamawohong, Kecamatan Solor Barat ini menjalani pemeriksaan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Flores Timur.
Namun karena kondisi yang belum stabik, TAHB pun masih dirawat di rumah sakit.
"Pelaku masih dirawat di rumah sakit," ujar Kasat Reskrim Polres Flores Timur, AKP Lazarus Marthin Ahab La'a saat dikonfirmasi Selasa (2/7/2024).
Saat diperiksa, pelaku mengakui kalau pada Sabtu (29/6/2024) sekitar pukul 10.00 wita, ia melahirkan seorang bayi laki-laki.
Pelaku mengaku telah hamil dengan usia kehamilan sekitar 8 bulan lebih.
Namun pelaku tidak menyadari bahwa akan melahirkan.
"Saat itu pelaku merasakan hendak buang hajat," ujar Kasat.
Pelaku langsung ke WC untuk buang air tetapi karena tidak ada air maka pelaku langsung pergi ke batu besar yang terletak sekitar 15 meter dari rumahnya untuk buang air.
"tanpa ia sadari malah ia melahirkan sehingga anak yang dilahirkan terjatuh dan tidak sempat ia pegang," tambah Kasat.
Setelah itu, bayi yang dilahirkan itu tidak menangis sama sekali sehingga pelaku duduk di tempat itu menjaga bayi tersebut sekitar hampir 2 jam.
Namun bayi tetap tidak menangis. Pelaku menganggap kalau bayinya telah meninggal.
Ia kemudian langsung kembali ke rumahnya dan mengambil alat untuk menggali lubang ukuran kurang lebih 20 centimeter.
Pelaku langsung menguburkan bayi tersebut. Sesudah itu ia meletakkan sebuah batu besar diatas kubur tersebut dan kembali ke rumahnya.
Pada sore harinya, pelaku sempat datang dan mengecek kuburan bayi tersebut namun masih utuh
"Setelah pulang misa pelaku juga dikumpulkan dan dicek langsung oleh tenaga kesehatan desa maka pelaku pun mengakui bahwa bayi yang ditemukan tersebut adalah bayi yang ia lahirkan," urai Kasat.

Siswi SMP di Kupang Diduga Diperkosa dan Disekap di Asrama Mahasiswa, Pelaku Mahasiswa Diamankan Polisi

Grup PMR SMP Negeri 15 Semarang Raih Juara Pertama Lomba Smart Health Challengges PMI Kota Semarang 2025, Simak Daftar Lengkapnya Para Pemenang

280 Siswa Ikuti Smart Health Challengges PMI Kota Semarang, Sebagai Media Pembelajaran dan Penguatan Nilai-nilai Kemanusiaan Melalui Gaya Hidup Sehat

Kado Milad ke-20 UPZ Lazisma MAJT, Telah Gulirkan Rp 1,8 Miliar Zakat Produktif bagi 1.500 Pelaku UMKM di Kota Semarang dan sekitarnya

Siswa SMAN 5 Binjai Diduga Dikeroyok Senior di Dalam Area Sekolah, Keluarga Minta Usut Tuntas
