Tim Jatanras Polresta Kupang Bekuk Pelaku Penikaman
Namun pelaku datang saat korban masih menyanyi.
Baca Juga:
Pelaku dan korban cekcok dan berujung perkelahian. Pelaku dikeroyok oleh korban bersama adiknya JS dan dua rekan mereka.
Pelaku pun ke dapur cafe dan melihat ada sebuah pisau dapur.
Secara spontan, pelaku mengambil pisau tersebut lalu menikam korban satu kali dan pelaku masih berkelahi dengan rekan korban.
Korban yang sudah terluka dibawa ke rumah sakit Siloam Kupang dan perkelahian pun berhenti.
Pelaku masih menghampiri korban untuk mengecek keadaan korban. Pelaku membantu membawa korban ke RSU Siloam untuk mendapat perawatan.
Pelaku pun langsung pulang ke rumah dan kemudian bersembunyi di home stay Bintang untuk menenangkan diri hingga ditangkap polisi.
Terkait motif kasus penikaman ini, Kapolresta mengakui kalau hanya karena ketersinggungan.
"Motifnya karena pelaku tersinggung ketika minta microfon untuk karaoke namun ditolak oleh adik korban karena masih dipakai adik korbam untuk bernyanyi," tandas mantan Kapolres Kupang ini.
Kapolresta s menghimbau agar BB alias Slebor segera menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
Kepada keluarga atau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku dihimbau agar membantu polisi memberitahukan keberadaan pelaku untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Meninggal di Rumahnya, Polres Kupang Olah TKP Penemuan Dokter Icha Meninggal di Baumata Barat
Di Kupang, Aktivis dan Dukcapil Bantu Lansia ODGJ Rekam e-KTP untuk Berobat
Tangani 80 Kasus Kriminal Konvensional Selama Semester I 2026, 65 Kasus Berhasil Diselesaikan Polda NTT
Karo SDM Dan Dirbinmas Polda NTT Anjangsana Ke Purnawirawan Polri
Lagi, Ditreskrimum Polda NTT Tuntaskan Berkas Empat Tersangka Tambahan Kematian Lucky Sanu Dan Delfi Foes